KabarBaik.co – Seorang perempuan lansia berinsial S, 80 tahun, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Dusun Setembel, Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Kamis (28/8).
Saat ditemukan kondisinya sudah mengalami pembengkakan dan nyaris membusuk. Diduga korban telah meninggal sehari sebelumnya.
Sempat timbul asumsi di masyarakat yang menyebut korban diduga meninggal secara tidak wajar.
Kapolsek Gambiran, AKP Badrodin Hidayat mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah pertama ditemukan tetangganya yang ketika itu niat menyambangi karena seharian tidak keluar rumah.
Menurut cerita tetangga, sehari sebelumnya korban terlihat beraktifitas normal.
“Pada hari ini sejak pagi korban tidak terlihat keluar rumah sama sekali. Makanya tetangga itu mendatangi rumah korban,” kata Hidayat.
Pintu saat itu dalam posisi tidak terkunci. Tetangga korban leluasa masuk. Saat masuk ke rumah tetangga itu dibuat kaget karena korban berada di ranjang, tidak bergerak dengan posisi tubuh membengkak.
“Selanjutnya temuan ini dilaporkan ke warga sekitar. Informasinya diteruskan ke Polsek,” terangnya.
Setelah menerima laporan polisi bersama tim medis mendatangi lokasi kejadian. Semula timbul asumsi di masyarakat bila diduga korban meninggal secara tidak wajar. Sebab kalung emas yang dipakai korban dikabarkan hilang.
Namun hasil olah TKP menepis asumsi itu. Kalung emas masih menempel pada leher korban. Hanya saja posisi kalung sempat tidak terlihat karena tertutup leher yang sudah membengkak.
“Setelah proses olah TKP selesai saya bersama Kepala Dusun dan Tim olah TKP menyampaikan temuan kalung tersebut kepada seluruh warga masyarakat guna menghindari beredarnya informasi negatif. Selain kalung juga terdapat cincin mainan pada jari korban dan itu juga masih melekat,” bebernya.
Berdasarkan hasil olah TKP penyebab meninggalnya korban diduga karena usia dan penyakit. Dugaan itu diperkuat dari keterengan keluarga yang menyebut korban sering sakit-sakitan.
“Hasil pemeriksaan medis juga memperkuat. Korban meninggal secara wajar karena faktor usia dan dikuatkan oleh keterangan anak korban akhir-akhir ini sering sakit-sakitan. Sementara pembengkakan terjadi karena faktor pembusukan. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan luka akibat kekerasan,” terangnya.
Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan meninggalnya korban sebagai musibah. Keluarga tidak berkenan untuk dilakukan outopsi. Jenazah selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.