Seragamkan Standar Pengelolaan Medsos, Bupati Nganjuk: Tonjolkan Pelayanan, Jangan Figur Pribadi

oleh -65 Dilihat
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memberikan arahan penyeragaman standar pada Bimtek Admin Medsos OPP (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk– Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menekankan penyeragaman standar pengelolaan media sosial di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya agar lebih profesional, responsif, dan edukatif pada kegiatan bimbingan Teknis (Bimtek) Admin Media Sosial dan Publikasi yang digelar Diskominfo Pemda Nganjuk.

“Di Medsos Jangan menonjolkan ke figur pribadinya, tapi tonjolkan giat-giat pelayanannya,” tegas Marhaen, Jumat (13/2)

Dalam arahannya, Marhaen menegaskan bahwa media sosial bukan sekadar tren, melainkan instrumen vital untuk membangun social branding Nganjuk. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kinerja pemerintah yang dibiayai oleh pajak rakyat, sehingga informasi terkait pelayanan harus disebarkan secara aktif.

“Brand Nganjuk itu harus kita angkat bareng-bareng. Caranya bagaimana? Setiap organisasi wajib aktif di media sosial dengan keunikan masing-masing,” jelasnya seraya mencontohkan aksi cepat petugas Pemadam Kebakaran atau inovasi di layanan kesehatan yang perlu dipublikasikan agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Selain pengelolaan media sosial, Kang Marhaen juga menginstruksikan seluruh ASN dan masyarakat untuk mengoptimalkan aplikasi Nganjuk Smart City. Aplikasi yang dirancang sebagai pusat data dan layanan terintegrasi ini mencakup fitur mulai dari informasi lowongan kerja hingga kanal pengaduan masyarakat.

“Aplikasi Nganjuk Smart City adalah salah satu wujud komitmen kita untuk mempermudah akses layanan publik. Mari kita dorong penggunaannya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Nganjuk Subani menjelaskan bahwa sinergi antar-admin sangat diperlukan mengingat populasi Nganjuk yang telah menembus angka 1 juta jiwa. Menurutnya, penyebaran informasi pembangunan harus menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan secara berantai.

“Penyebaran informasi publik ini wajib kita suarakan bersama. Jika ada kegiatan bupati atau program unggulan di satu OPD, admin lain harus ikut menyebarkan agar jangkauannya luas dan masif,” kata Subani.

Di sisi teknis, ia juga mengingatkan para admin untuk lebih mawas diri terhadap perkembangan teknologi, termasuk potensi manipulasi informasi melalui Artificial Intelligence (AI) dan penyebaran hoaks.

“Kita harus siap menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang. Jaga keakuratan informasi dan waspadai setiap bentuk manipulasi yang bisa merusak reputasi daerah maupun kepercayaan masyarakat,” jelas Subani.

Melalui bimtek ini, diharapkan para pengelola media sosial di lingkungan Pemkab Nganjuk tidak hanya menjadi operator teknis, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga reputasi daerah. Dengan informasi yang cepat dan transparan, slogan ‘Nganjuk Melesat’ diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.