KabarBaik.co, Banyuwangi – Sesosok mayat diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan di Selat Bali, Minggu (1/2). Mayat ditemukan crew kapal Pionir 88 yang tengah melakukan pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam pada Juli 2025 lalu.
Penemuan ini dibenarkan oleh Dirpolirud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.
“Iya, kami menerima laporan bahwa telah ditemukan satu jenazah,” kata Arman saat dihubungi dari Banyuwangi, Minggu.
Setelah dievakuasi jenazah dievakuasi ke daratan dengn kapal lalu dibawa ke RSUD Blambangan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Setelah berada di RSUD Blambangan, penanganan jenazah diserahkan kepada Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi.
“Tugas Polairud sebatas melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD, selanjutnya proses identifikasi menjadi kewenangan DVI,” ujarnya.
Arman menjelaskan, selama proses pengangkatan, Polairud bertugas berpatroli mengamankan wilayah sekitar titik pengangkatan. Jika ditemukan jenazah, pihaknya akan membantu proses evakuasi hingga membawanya ke rumah sakit.
Sekadar mengingatkan kembali, KMP Turu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada 2 Juli 2025 malam. Kapal tenggelam saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Kapal milik perusahaan perkapalan PT Raputra Jaya itu memuat 84 orang dalam perjalanan saat tenggelam, termasuk di dalamnya adalah kru kapal.
Dari jumlah tersebut, 30 penumpang dan kru selamat. Sementara sisanya ditemukan dalam keadaan meninggal dan hilang.(*)






