SGN Berangkatkan 400 Pemudik dari Surabaya Menuju 6 Kota di Pulau Jawa

oleh -175 Dilihat
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama SGN, Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama SGN, Hariyanto.

KabarBaik.co, Surabaya – Suasana di pelataran Jembatan Merah Plaza, Surabaya, terasa lebih semarak pada pelepasan program Mudik Gratis 2026 yang digelar PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Program tahunan perusahaan pelat merah ini kembali digelar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447H.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama SGN, Hariyanto, bersama jajaran manajemen serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

Sebanyak sekitar 400 peserta diberangkatkan menggunakan 10 unit bus menuju enam kota tujuan di Pulau Jawa.

Hariyanto menjelaskan, program Mudik Gratis merupakan agenda rutin SGN yang telah dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari kontribusi BUMN kepada masyarakat. Tahun ini, SGN menjalankan program tersebut secara mandiri dengan cakupan peserta yang lebih luas.

“Tahun ini kami memberangkatkan sekitar 400 peserta dengan 10 armada bus menuju enam kota tujuan. Kota-kota tersebut antara lain Banyuwangi, Blitar, Pacitan, Yogyakarta, Semarang, hingga Jakarta,” ujarnya saat acara pelepasan, Selasa (17/3).

Menurutnya, pemilihan kota tujuan dilakukan dengan mempertimbangkan titik-titik perjalanan yang memungkinkan peserta turun di beberapa kota di sepanjang rute. Dengan demikian, peserta yang memiliki tujuan di kota-kota perlintasan tetap dapat memanfaatkan fasilitas mudik bersama ini.

“Misalnya peserta yang tujuannya di Salatiga bisa ikut bus tujuan Semarang dan turun di tengah perjalanan. Kami memilih kota tujuan yang berada di ujung rute agar bisa menjangkau lebih banyak daerah,” jelasnya.

Dari enam kota tersebut, tujuan dengan jumlah peserta terbanyak adalah Yogyakarta dan Banyuwangi. Hal ini dinilai wajar mengingat banyak peserta berasal dari wilayah Jawa Timur yang hendak pulang ke daerah tersebut.

Hariyanto menegaskan, selain membantu masyarakat pulang kampung, program Mudik Gratis juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran. Dengan jadwal keberangkatan yang lebih terencana, perjalanan mudik diharapkan menjadi lebih tertib dan tidak menumpuk pada waktu-waktu tertentu.

“Selain kenyamanan, yang paling utama adalah faktor keamanan. Semua armada telah dipastikan dalam kondisi layak jalan, jadwal perjalanan diatur dengan baik, serta fasilitas penunjang juga kami siapkan,” katanya.

Untuk mendukung keamanan perjalanan, SGN juga menyiapkan tenaga medis serta perlengkapan logistik bagi para peserta selama perjalanan. Para pemudik juga dibekali sejumlah perbekalan dan produk dari perusahaan.“Jadi bukan hanya nyaman sampai tujuan, tetapi juga aman selama perjalanan,” tambahnya.

Rute perjalanan juga dirancang agar memudahkan peserta yang ingin turun di sejumlah kota di sepanjang jalur utara Jawa. Bus diarahkan melewati jalur Gresik hingga Lasem, sehingga memudahkan peserta yang menuju kota-kota di wilayah tersebut tanpa harus melalui rute yang menyulitkan.

Program Mudik Gratis SGN sendiri selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Menurut Hariyanto, banyak peserta yang sudah menantikan pendaftaran setiap tahunnya.

Ke depan, SGN berharap jumlah peserta yang dapat difasilitasi terus meningkat. Dengan dukungan armada yang lebih banyak, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap ke depan jumlahnya bisa terus bertambah. Saat ini sekitar 400 peserta dengan 10 bus, semoga tahun-tahun berikutnya bisa lebih besar lagi sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.