Sinergisitas Lintas Sektor, Dispertan Nganjuk Siapkan 7.500 Dosis Vaksin PMK Tahap I

oleh -8 Dilihat
dispertan
Ilustrasi

KabarBaik.co, Nganjuk – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bersiap melaksanakan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap I tahun 2026. Langkah ini dilakukan melalui sinergisitas lintas sektor dengan menggandeng Kodim 0810, Polres Nganjuk, serta Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Program yang merupakan bagian dari inisiatif nasional Kementerian Pertanian ini menargetkan sebanyak 7.500 dosis vaksin untuk ternak yang tersebar di seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ery Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima alokasi sebanyak 300 botol vaksin PMK. “Setiap botol menghasilkan dosis yang cukup untuk melindungi banyak ternak. Kami berharap dapat menjangkau sebanyak mungkin peternak untuk mencegah penyebaran penyakit yang memiliki tingkat penularan mencapai 90–100 persen,” ujar Ery, Senin (2/2).

PMK merupakan penyakit menular akut yang menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Selain risiko kesehatan hewan, penyakit ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar bagi masyarakat peternak.

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan di lapangan, Dispertan Nganjuk membentuk Tim Pelayanan Kesehatan Hewan. Tim ini terdiri dari tenaga profesional, termasuk dokter hewan, paramedik veteriner, dan petugas pencatat. Seluruh data vaksinasi akan diinput secara real-time melalui Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS).

Selain tim medis, optimalisasi peran Puskeswan juga akan diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Dukungan dari personel Kodim dan Polres juga menjadi kunci dalam pengamanan dan mobilisasi di lapangan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, sinergisitas dari semua pihak menjadi kunci utama untuk mencapai target pengendalian PMK. Sosialisasi kepada peternak juga akan menjadi fokus agar mereka memahami pentingnya vaksinasi untuk kelangsungan usaha mereka,” tambah Ery.

Melalui upaya bersama ini, diharapkan program vaksinasi tahun 2026 dapat efektif menekan penyebaran PMK, melindungi kesehatan populasi ternak, dan menjaga keberlanjutan sektor peternakan di wilayah Nganjuk.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.