KabarBaik.co – Ratusan siswa sekolah dasar di Kabupaten Gresik antusias mengikuti kontes menggambar laut internasional bertema My Beloved Ocean. Ajang ini digelar oleh Ecoton bekerja sama dengan Human In Love dan Korea Re, dengan peserta berasal dari 16 negara.
Kontes ini menyasar siswa usia 6–12 tahun, dengan tiga tema besar sebagai acuan: My Beloved Ocean (Lautku Tercinta), The Ocean and My Dream (Laut dan Impianku), serta Protect the Ocean and the Earth (Lindungi Laut dan Bumi). Karya yang sudah selesai digambar discan dan dikirim melalui laman www.mybelovedocean.org untuk dilombakan di tingkat internasional.
Panitia Ecoton Indonesia Alaika Rahmatullah, mengatakan antusiasme besar datang dari sekolah-sekolah di Gresik.
“Sebelumnya kami mengadakan technical meeting dengan mengundang 25 sekolah di Kecamatan Wringinanom. Jika terpilih menjadi juara, siswa akan mendapat piagam internasional dan uang tunai USD 500,” ujar Alex, sapaan akrabnya, Kamis (9/10).
Di Bawean, empat siswa SDIT Al Huda Pulau Bawean memilih langsung ke pantai dekat Dermaga Sangkapura untuk mencari inspirasi menggambar. Salah satunya, Amelia Avriza, mengaku pengalaman itu memberinya banyak ide.
“Datang langsung ke pinggir laut memberikan saya banyak inspirasi. Saya juga melihat sampah plastik mengapung, itu memotivasi saya untuk menuangkan kecintaan saya pada laut lewat gambar,” ucapnya.
Kepala SDIT Al Huda Bawean Rissky Wahyu Saputra, menilai kontes ini relevan dengan kondisi siswa di kepulauan. “Sangat cocok bagi kami karena siswa bisa mengekspresikan kondisi lautan sekitar. Harapannya, bisa meraih juara internasional,” katanya.
Sementara itu, SD Muhammadiyah 1 Wringinanom mengikutsertakan 30 siswanya untuk berlatih menggambar sebelum mengirim lima karya terbaik. Kepala sekolah, Kholiq Idris, menyebut ajang ini sebagai momentum tepat untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.
“Selain mengasah bakat seni, lomba ini juga meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk berpartisipasi di ajang nasional maupun internasional,” ujarnya.
Pendaftaran dan pengiriman karya ditutup pada 12 Oktober 2025. Para pemenang nantinya akan diumumkan di tingkat internasional dengan hadiah utama piagam dan uang tunai.(*)








