Siswa TK Hidayatullah Jember Diduga Keracunan, Sekolah Setop Sementara Pasokan MBG

oleh -117 Dilihat
Situasi di Sekolah TK Hidayatullah Jember. (Ist)
Situasi di Sekolah TK Hidayatullah Jember. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Sebanyak sembilan murid TK Hidayatullah Mubtadi-in diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (20/5).

Beruntung, seluruh siswa saat ini sudah diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.

Operator sekolah, Laily, menjelaskan bahwa para siswa mulai menyantap makanan tersebut saat jam istirahat sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak sekolah baru menerima laporan mengenai gejala keracunan menjelang sore hari.

“Laporan masuk sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya ada delapan anak, kemudian bertambah satu, sehingga totalnya menjadi sembilan anak,” ujar Laily saat dikonfirmasi pada Kamis (21/5).

Menurut Laily, keluhan yang dialami para siswa muncul secara bertahap. Beberapa anak mulai muntah sejak siang hari, sementara sebagian lainnya baru merasakan gejala pada sore hingga malam hari.

“Ada yang muntah pukul 12.00, 13.00, 14.00, bahkan ada yang baru muntah saat sore hari,” ungkapnya.

Dari total sembilan siswa yang terdampak, tiga di antaranya dilaporkan mengalami kondisi paling parah. Mayoritas siswa mengeluhkan nyeri perut hebat, bahkan satu anak sempat mengalami sesak napas.

“Yang kondisinya cukup parah ada tiga anak. Keluhannya nyeri perut, muntah, dan satu anak sempat sesak napas,” tambahnya.

Laily melanjutkan, lima siswa sempat dibawa ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa oleh tenaga medis. Sementara itu, empat siswa lainnya berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan awal dari orang tua di rumah.

“Alhamdulillah, semua siswa menjalani rawat jalan dan saat ini sudah berada di rumah,” jelas Laily.

Diketahui, menu MBG yang dikonsumsi para siswa hari itu adalah ayam suwir bumbu kuning yang dipasok oleh SPPG Al-Mubarok, Kaliwates. Laily menyebut insiden ini adalah yang pertama kali terjadi.

“Menunya ayam suwir bumbu kuning. Sebelum-sebelumnya belum pernah ada kejadian seperti ini,” katanya.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi MBG. Penghentian ini diberlakukan hingga hari Jumat mendatang sembari memantau perkembangan kondisi kesehatan para siswa.

“Dari pihak sekolah meminta untuk menyetop dulu (distribusi makanan) sampai hari Jumat,” pungkas Laily. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.