Siswi di Lumajang Jadi Korban Peluru Nyasar saat Istirahat Sekolah

oleh -157 Dilihat
Polisi melakukan olah TKP di MTsN 1 Lumajang terkait peluru nyasar yang melukai seorang pelajar (ANTARA/HO-Polsek Lumajang)

KabarBaik, Lumajang – Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang berinisial NS menjadi korban peluru nyasar. Peluru nyasar itu mengenai paha siswi kelas 8 tersebut.

“Memang benar pelajar MTsN 1 Lumajang terluka akibat peluru nyasar. Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB dan saat jam istirahat sekolah,” ujar Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edy Kuswanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (4/2).

Edy mengatakan siswi asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Tempeh, Lumajang itu mengalami luka tembak di bagian paha kiri dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

Menurut Edy, saat itu korban bersama tiga temannya sedang berada di koridor gedung lantai dua asrama sekolah pada jam istirahat dan tiba-tiba peluru nyasar melukai korban.

“Saat itu korban tiba-tiba mendengar suara letusan seperti senapan dari arah yang belum diketahui asalnya. Tidak lama kemudian, korban merasakan kesakitan hebat di bagian paha kiri dan mengeluarkan darah,” tuturnya.

Ia mengatakan korban yang kesakitan tersebut segera dievakuasi oleh pihak madrasah dan dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk jenis senjata yang digunakan.

“Kami masih mendalami kasus itu untuk mengetahui dari mana asal peluru dan jenis senjatanya. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di madrasah itu,” ujarnya. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.