KabarBaik.co – Setelah soft launching Alun-alun Jember Nusantara, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan para pedagang kaki lima tidak perlu khawatir soal lokasi tempat mereka berjualan.
Hendy mengaku memang mendengar keresahan para pedagang yang selama ini berjualan di Alun-alun Jember.
“Ada informasi masuk ke kami bahwa nasib PKL nanti bagaimana? karena tidak bisa lagi berjualan di Alun-alun. Hal itu saya sudah dengar,” ujar Hendy saat dikonfirmasi, Kamis (19/12).
Namun pihaknya mengatakan protes tersebut merupakan hal wajar, apalagi para PKL sudah berjualan sebelum dilakukan renovasi.
“Sebelum kami bertindak pasti sudah memikirkan solusi bagi pedagang. Jadi dilarangnya itu di dalam saja kalau di sekitar masih boleh berjualan,” jelasnya.
Bahkan Hendy juga menyampaikan saat ini Pemkab telah menyiapkan gedung bagi para pedagang khususnya yang berada di Alun-alun.
“Jadi konsepnya kami siapkan gedung yang lokasinya berada di Jalan Citarum, nanti itu ada tiga lantai jadi semua pedagang di sana dan kami juga siapkan jembatan layang sebagai penghubung dari Alun-alun menuju gedung itu,” jelasnya.
Oleh sebab itu, ia meminta kepada para PKL dan UMKM untuk bersabar karena pembangunan akan dilakukan bertahap.
“Itu pengerjaan kan bertahap, jadi tidak bisa tahun ini selesai, jadi kami minta bersabar kalau itu sudah jadi saya yakin keren sekali,” pungkasnya. (*)







