KabarBaik.co, Ngawi – Perjalanan mudik berujung duka terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi km 561 jalur A, tepatnya di wilayah Desa Sidolaju, Widodaren, Ngawi, Selasa (17/3).
Kecelakaan lalu lintas tunggal ini menyebabkan satu korban luka berat dan tiga korban luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
“Insiden ini melibatkan sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1896 UM. yang mengangkut rombongan pemudik, diduga sopir ngantuk dan hilang kendali sebelum akhirnya menabrak guardrail atau besi pembatas jalan tol dengan keras,” ujar Kanit PJR Jatim 6 AKP Matheus Jaka Iswantara.
Kecelakaan terjadi pada pukul 07.07 WIB saat mobil yang dikemudikan Abuzar Albatawi, 30, melaju dari Cilegon Banten sedang dalam perjalanan ke Malang. Rombongan terdiri dari tujuh penumpang, semuanya berasal dari alamat yang sama di Jombang Wetan, Cilegon, Banten.
Semula kendaraan melaju dari Barat ke Timur di lajur kanan, kemudian oleng ke kiri dan menabrak guardrail, dengan posisi akhir kendaraan berhenti di bahu jalan dan guardrail tertancap di badan mobil. Pada saat kejadian, arus lalu lintas lancar dan cuaca cerah.

Dari rombongan pemudik, Fatin Kjoiryah, 27, mengalami luka berat, sedangkan Nur Prapto, 60, Munfiatun, 49, dan Zafi, 6, menderita luka ringan. Sementara itu, pengemudi Abuzar Albatawi beserta tiga penumpang lainnya yaitu Titik, 50, Atiyah, 14, dan Zufar, 8. dalam kondisi sehat.
Kerugian materiil akibat kecelakaan cukup signifikan. Sarana tol mengalami kerusakan pada 7 unit guardrail, 12 tiang penyangga, dan 12 blok penahan. Sedangkan kerusakan pada mobil Toyota Innova diperkirakan mencapai Rp 25.000.000,-.
Petugas kepolisian bersama pihak pengelola Tol Jasa Marga telah segera melakukan tindakan penanganan.
“Kami mendatangi TKP bersama pihak Jasa Marga, melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah TKP, mendokumentasikan lokasi kejadian, mencari keterangan saksi, serta menghubungi piket laka Polres Ngawi,” jelas Jaka
Pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama yang sedang melakukan perjalanan mudik, untuk selalu menjaga konsentrasi dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk agar terhindar dari kecelakaan yang tidak diinginkan. (*)






