Sopir Ngantuk, Truk Boks Nyungsep ke Parit Tol Jombang–Mojokerto

oleh -71 Dilihat
Kondisi Truk boks yang terguling di median Tol Jombang–Mojokerto KM 672 (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Sebuah truk boks mengalami kecelakaan tunggal hingga nyungsep ke parit median tol di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), Jumat (20/2) pagi. Insiden diduga terjadi karena sopir mengantuk saat mengemudi.

Kecelakaan itu terjadi di KM 672+400 A, tepatnya masuk wilayah Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, sekitar pukul 08.14 WIB.

Kepala Departemen Operasional Astra Infratoll Jomo Zanuar Firmanto mengatakan truk Hino boks bernopol B 9734 PCM melaju dari arah Jakarta menuju Sidoarjo sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

“Kejadiannya kecelakaan tunggal. Lokasinya di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo,” ujar Zanuar saat dikonfirmasi.

Truk tersebut dikemudikan Anduy, 51, warga Kampung Sukamaju, Desa Cibeber II, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Saat kejadian, kendaraan mengangkut kompresor dengan berat sekitar dua ton.

Menurut keterangan pengemudi, truk melaju di lajur kiri dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam. Namun setibanya di KM 672+050 A, sopir diduga mengantuk hingga kehilangan kendali.

“Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan terperosok ke median atau parit tengah tol,” jelasnya.

Akibatnya, truk terguling dengan posisi akhir menghadap ke timur di sekitar KM 672+100 A.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dilaporkan selamat dan menolak dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban satu orang, pengemudi, dalam kondisi selamat,” tegas Zanuar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.