Sopir Taksi Online Jadi Hacker Gadungan, Peras Penumpang Pakai Foto Pribadi

oleh -765 Dilihat
IMG 20250505 WA0036
Terduga pelaku pemerasan saat ditangkap di rumah kontrakannya yang berada di Ponorogo.

KabarBaik.co – Aksi bejat dilakukan oleh seorang sopir taksi online (taksol) berinisial MH alias W. Ia nekat memeras mantan penumpangnya sendiri dengan modus mengaku sebagai hacker dan mengancam akan menyebarkan foto serta video pribadi korban jika tak mengirimkan uang. Kasus ini berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Waru, Sidoarjo.

MH ditangkap setelah dilaporkan telah memeras korban perempuan berinisial HS senilai Rp 4 juta. Modusnya, pelaku menghubungi korban lewat WhatsApp dan mengaku sebagai hacker yang telah meretas ponsel milik MH.

Padahal, pelaku dan korban sebelumnya sempat menjalin komunikasi intens setelah pertama kali bertemu sebagai sopir dan penumpang.

“Jadi ada satu pelaku yakni sopir taksi online yang kami amankan atas kasus penipuan via online yang terjadi di Berbek I, Gang KH Anwar, Waru, Sidoarjo,” kata Kapolsek Waru Kompol Miftahul Amin, Senin (5/5).

Aksi penipuan bermula saat HS bersama ibunya pulang dari rumah sakit di Ponorogo pada Juli 2024. Mereka memesan taksol dan diantar oleh pelaku. Setelah perjalanan selesai, MH memberikan nomor WhatsApp-nya dengan alasan bisa dihubungi jika butuh antar jemput secara offline. Sejak saat itu, komunikasi keduanya berlanjut.

“Setelah sampai di tujuan, pelaku memberikan nomor WhatsAppnya, bilamana korban butuh untuk antar jemput offline. Selang beberapa bulan, mereka saling berkomunikasi,” ujarnya.

Puncaknya terjadi pada Jumat, 11 April 2025. MH tiba-tiba menghubungi HS melalui WA, namun dengan dalih bahwa dirinya adalah hacker yang meretas ponsel MH. Dalam pesan tersebut, ia menuduh HS sebagai selingkuhan MH dan mengancam akan menyebar konten pribadi jika tak diberi uang.

“Korban sempat ditanya melalui pesan singkat oleh hacker tersebut yang tidak lain adalah pelaku. ‘Apakah korban adalah selingkuhan pelaku?’,” jelasnya.

Karena merasa tertekan dan takut, korban akhirnya mentransfer uang sebesar Rp 4 juta melalui akun DANA yang diberikan pelaku. Setelah itu, HS memberanikan diri melapor ke Polsek Waru. Polisi pun langsung bergerak cepat memburu MH yang diketahui sempat berpindah tempat tinggal di Ponorogo.

“Pelaku berhasil kami amankan pada Kamis (1/5) sekitar pukul 11.40, di rumah kontrakannya yang berada di Perum Bumi Citra Praja Desa Beduri, Kabupaten Ponorogo,” tegasnya.

Kini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi pemerasan daring tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.