KabarBaik.co, Blitar – Angin puting beliung menerjang wilayah Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (3/4). Data sementara, belasan rumah dilaporkan terdampak, dengan kerusakan paling banyak pada bagian atap.
Warga setempat, Budi Prayitno, menuturkan kejadian berlangsung cukup cepat sekira pukul 13.30 WIB. dan diawali suara gemuruh yang sempat disangka hal biasa.
“Awalnya saya sama istri dengar suara gemuruh, kirain cuma suara biasa. Tapi tiba-tiba angin kencang datang, langsung menerjang rumah-rumah,” ceritanya.
Ia mengatakan, saat kejadian angin datang sebelum hujan turun. Warga yang berada di dalam rumah berusaha menyelamatkan diri saat genteng mulai berjatuhan.
“Belum hujan, tapi genteng sudah berjatuhan. Kami langsung masuk rumah, lindungi keluarga. Setelah itu baru hujan deras turun,” tambahnya.
Menurutnya, angin kencang berlangsung sekitar 10 menit. Dalam waktu singkat, sejumlah atap rumah warga rusak bahkan beterbangan.
“Sekitar 10 menit, tapi dampaknya langsung terasa. Tahu-tahu setelah reda, banyak atap rumah sudah rusak,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Blitar Gatot Widodo, menyebut dampak kerusakan tersebar di beberapa titik, di antaranya Jalan Jati Gang 4 dan Gang 8, Jalan Batang Hari, hingga wilayah Gedog Turi.
“Untuk sementara di Jalan Jati Gang 8 ada sekitar 15 rumah terdampak. Di titik lain masih kami lakukan pendataan,” jelasnya.
Ia menambahkan, tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang. Kerusakan sedang ditandai dengan sebagian atap rumah yang terlepas hingga sekitar 25 persen.
“Yang sedang itu gentengnya banyak yang terhambur. Kalau yang ringan hanya di bagian pinggir,” katanya.
BPBD bersama warga dan OPD terkait saat ini melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material dan pemasangan terpal pada rumah yang rusak.
Selain itu, bantuan logistik juga mulai disalurkan kepada warga terdampak. “Kami juga distribusikan bantuan makanan siap saji untuk warga,” pungkasnya.(*)








