KabarBaik.co – Warga Surabaya dan sekitarnya kembali merasakan hawa panas menyengat sejak pagi hari, Minggu (19/10). Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, suhu udara di kota ini bisa mencapai 36 derajat Celsius pada siang hari.
Meski demikian, potensi hujan masih terpantau di sejumlah wilayah. BMKG memperkirakan peluang hujan ringan hingga badai petir tidak merata akan terjadi mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Setelah itu, cuaca berangsur membaik dan kembali berawan pada malam hari.
Pada pagi hari, suhu terpantau mulai 28 derajat Celsius dengan kondisi sebagian cerah. Suhu terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada pukul 13.00 WIB, disertai kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai 84 persen.
BMKG mencatat, cuaca panas kali ini dipengaruhi posisi matahari yang berada di sekitar garis ekuator, sehingga sinar matahari jatuh hampir tegak lurus ke permukaan Pulau Jawa. Kondisi ini membuat hawa terasa sumuk meski ada potensi hujan di sore hingga malam hari.
Selain itu, kecepatan angin yang relatif rendah, sekitar 5 kilometer per jam, membuat panas tidak tersebar merata dan terjebak di permukaan. Inilah yang menyebabkan suhu terasa lebih tinggi dari yang terukur, atau disebut efek terasa seperti 32 derajat.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap menjaga asupan cairan tubuh, menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari, serta waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Malam hari diperkirakan akan lebih bersahabat dengan suhu sekitar 29 derajat Celsius dan kondisi berawan hingga dini hari. Namun, potensi hujan ringan masih mungkin terjadi di beberapa titik. (*)







