KabarBaik.co – Seorang perempuan di Jember mengalami nasib nahas. Bagaimana tidak, perempuan asal Dusun Karajan, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul itu harus melahirkan bayinya di jalan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu berada area perkebunan karet di daerah manggisan.
“Alhamdulillah, kondisi ibu dan bayi tersebut sehat dan tidak ada masalah. Ini saya baru pulang, barusan dari sana. Saya tunggui, tidak ada masalah,” ujar Kepala Puskesmas Tanggul, Drg. Arie Werdiningsih, Jumat (22/11).
Arie pun menjelaskan bahwa kabar yang beredar itu benar adanya. Saat itu, ibu tersebut pergi ke rumah saudaranya di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, yang kebetulan melintasi jalan diarea perkebunan yang kondisinya belum teraspal dan juga licin.
“Mau pulang sore rencana, karena hujan jadi bermalam di rumah saudaranya. Namun pukul 11 perutnya terasa kencang, lalu dia pulang ke Patemon dan akan pergi ke bidan,” jelasnya.
Selama perjalanan kondisinya memang sudah tidak kuat dan pada akhrinya melahirkan ditempat yang tidak semestinya.
“Jadi ditengah perjalanan tiba-tiba kontraksi, hal itu memanh sulit untuk diprediksi,” katanya.
Ia juga menyampaikan, jarak antara lokasi tempat melahirkan ke rumah saudara atau rumahnya sekitar 6 kilometeran.
“Kondisi jalan memang kurang bagus, masih tanah dan tidak mungkin kendaaran bisa melaju kencang, harus pelan-pelan naik,” jelasnya.
Mengetahui hal itu, dokter dan bidan puskesmas mendatangi rumah Rani dan melakukan pemeriksaan kepada ibu dan bayinya untuk memastikan kondisi sang ibu dan juga bayinya.
“Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat. Jenis kelamin bayi perempuan, anak pertama,” ungkapnya.
Untuk saat ini, pihak Puskesmas Tanggul akan terus melakukan pemantauan kepada ibu dan bayi tersebut. (*)