Tak Kurang Akal Saat Edukasi Pengendara, Polisi di Kediri Bagikan Coklat

oleh -398 Dilihat
KBO Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo Widodo saat bagikan kue coklat ke pengendara (Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik co – Polres Kediri Kota menggelar Operasi Patuh Semeru 2024 guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, utamanya tertib saat berlalulintas yang dilaksanakan selama 14 hari yakni mulai 15 Juli hingga 28 Juli 2024.

Sasarannya terdapat 9 kriteria seperti berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan berkendara, pengendara ranmor masih bawah umur, pengendara roda dua tidak memakai helm SNI, pengemudi roda empat tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, menerobos lampu merah, dan kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Polisi pun tak kurang banyak akal untuk edukasi kepada para pengendara, salah satunya yang unik ialah dengan membagikan kue coklat bagi pengendara yang tertib berlalu lintas yang melintas di Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, Sabtu (20/7).

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kasat Lantas AKP Andhini Puspa Nugraha mengatakan, hadiah tersebut diberikan kepada pengendara yang tertib, seperti memakai helm dan membawa kelengkapan surat kendaraan bermotor.

“Kita memberikan hadiah coklat kepada pengendara yang tertib, sebagai wujud apresiasi,” kata AKP Andhini.

Dia mengharapkan, kegiatan edukasi yang dilakukan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas di jalan, baik untuk keselamatan diri sendiri maupun pengendara yang lain.

“Kegiatan edukasi ini akan dilakukan selama gelaran Operasi Patuh Semeru 2024, bagi pengendara yang sudah tertib akan kita berikan reward,” tambahnya.

Selain mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif, Operasi Patuh Semeru 2024 juga didukung penegakkan hukum lalu lintas yang humanis.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat diimbau agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menghargai sesama pengguna jalan, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

“Dan perlu diingat, bahwa kecelakaan lalu lintas selalu diawali dengan pelanggaran lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Salah seorang pengendara sepeda motor yang tertib mengenakan helm bersama anaknya, Siti Maimunah, 37 tahun yang mendapat hadiah coklat karena tertib berlalulintas.

Menurutnya, tertib lalu lintas itu penting karena sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri, keluarga dan pengguna jalan lain saat berkendara. Siti berharap polisi dapat lebih sering mengadakan kegiatan edukasi pada pengendara di jalan.

“Alhamdulillah pak, saya dan anak saya dapat coklat dari pak Polisi karena sudah tertib,” kata Siti Maimunah.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.