Tanpa Megawati! Hajar Kazakhstan 3-0, Ranking Dunia Voli Putri Indonesia Melejit

oleh -130 Dilihat
GARUDA PUTRI INDONESIA
Skuad tim voli putri Indonesia. (JGMojiSport)

KabarBaik.co, Jakarta — Kemenangan bersejarah Timnas voli putri Indonesia atas Kazakhstan membawa dampak besar. Tidak hanya mengakhiri catatan enam kekalahan beruntun dari Kazakhstan, kemenangan 3-0 pada laga pembuka AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026 juga membuat posisi Indonesia di ranking dunia FIVB melonjak delapan tingkat.

Berdasarkan pembaruan ranking FIVB per 22 Agustus 2026, Indonesia kini menempati peringkat ke-49 dunia, naik dari posisi sebelumnya di urutan ke-57.

Lonjakan tersebut tidak lepas dari kemenangan telak 3-0 (25-22, 25-22, 25-23) yang diraih Mediol Yoku dan kawan-kawan atas Kazakhstan di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Sabtu (22/8).

Hasil tersebut memberikan tambahan 12,55 poin bagi Indonesia. Tambahan poin tersebut menjadi sangat berarti karena langsung membawa Garuda Putri menembus posisi 50 besar dunia.

Bagi Indonesia, pencapaian tersebut menjadi salah satu dampak paling penting dari kemenangan atas Kazakhstan. Tim asuhan Marcos Sugiyama tidak hanya mendapatkan modal sempurna dalam persaingan Pool B, melainkan juga memperbaiki posisi di peta persaingan voli dunia.

Nah, sebaliknya, kekalahan dari Indonesia itu membuat Kazakhstan mengalami penurunan. Tim yang sebelumnya berada di peringkat ke-38 dunia tersebut harus turun empat posisi dan kini menempati urutan ke-42.

Dengan demikian, kemenangan Indonesia di Tianjin memberikan efek ganda. Posisi Merah Putih melejit, sementara Kazakhstan harus kehilangan sejumlah poin dalam perhitungan ranking dunia.

Sebelum pertandingan di Tianjin, kedua tim sudah enam kali bertemu dan seluruhnya berakhir dengan kemenangan Kazakhstan. Bahkan, pertemuan terakhir kedua tim di AVC Women’s Cup 2026 di Filipina pada Juni lalu berakhir pahit bagi Indonesia. Kazakhstan menang telak 3-0 dengan skor identik 25-19 pada tiga set.

Namun, situasi berbeda terjadi di Tianjin. Kendati masih cukup banyak pekerjaan rumah, Garuda Putri tampil lebih percaya diri dan mampu mengontrol pertandingan dalam tiga set. Kazakhstan sempat memberikan perlawanan ketat, tetapi Indonesia selalu mampu menemukan cara untuk mengamankan poin-poin krusial.

Namun, perjuangan belum selesai. Di AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026, Indonesia masih harus menghadapi dua pertandingan penting di Pool B. Setelah Kazakhstan, Garuda Putri akan menghadapi raksasa Thailand pada 24 Agustus, sebelum bertemu Australia pada 26 Agustus.

Hanya dua tim terbaik dari Pool B yang berhak melaju ke fase berikutnya. Karena itu, kemenangan atas Kazakhstan menjadi modal yang sangat penting bagi Indonesia untuk mengejar target menembus enam besar turnamen. Jika mampu kembali meraih hasil positif pada laga-laga berikutnya, bukan tidak mungkin posisi Indonesia di ranking dunia FIVB kembali mengalami peningkatan.

Untuk sementara, Garuda Putri sudah mencatat dua sejarah sekaligus di Tianjin. Pertama, mengalahkan Kazakhstan untuk kali pertama dalam tujuh pertemuan dan kedua, menembus posisi 50 besar ranking dunia FIVB.

Diketahui, skuad timnas voli putri Indonesia yang berlaga di turnamen paling bergengsi level Asia ini tanpa ada nama Megawati Hangestri Pertiwi. Bahkan, Marcus Sugiyama memanggil sejumlah pemain muda U-18 seperti Venissa Dwi Oktaviani, Azzahra ”Gendis” Dwi Febyane, Khanza Putri hingga Tina Syifa.

Jika pada laga kedua nanti secara mengejutkan melawan Thailand, maka dipastikan Indonesia makin melonjak, walaupun peluang itu terbilang setipis tisu. Namun, di lapangan bukan tidak mungkin semua bisa terjadi. Yang jelas, Mediol Yoku dan kawan-kawan harus terus berupaya meningkatkan performa dengan daya juang tidak mudah menyerah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.