Target 2026, Seluruh Puskesmas di Lombok Barat Layani Rawat Inap

oleh -62 Dilihat
Pasien di Puskesmas Meninting Lombok Barat yang sedang antri mendapatkan pelayanan.
Pasien di Puskesmas Meninting Lombok Barat yang sedang antri mendapatkan pelayanan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lombok Barat – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lombok Barat Erni Suryana, menegaskan bahwa seluruh Puskesmas di wilayahnya yang berjumlah 20 unit ditargetkan sudah dapat melayani rawat inap pada tahun 2026.

Saat ini, dari total tersebut, baru 11 Puskesmas yang telah memberikan layanan rawat inap. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan peningkatan kapasitas layanan di Puskesmas lainnya.

“Puskesmas Meninting ini kemarin sudah divisitasi untuk menjadi rawat inap, tinggal menunggu kredensial dari BPJS,” ujar Erni, Selasa (24/3).

Ia menjelaskan, upaya peningkatan layanan dilakukan melalui pembangunan ruang tambahan rawat inap yang bersumber dari APBD Lombok Barat. Meski kondisi fiskal daerah terdampak rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat, sektor kesehatan tetap menjadi prioritas.

“Support Pak Bupati begitu luar biasa untuk bagaimana menambah ruang rawat inap di seluruh Puskesmas di Lombok Barat. Pak Bupati tetap memprioritaskan kesehatan,” katanya.

Erni menambahkan, Puskesmas Meninting diharapkan menjadi Puskesmas ke-12 yang melayani rawat inap dalam waktu dekat. Secara umum, seluruh persyaratan telah dipenuhi, termasuk hasil visitasi dari pemerintah provinsi dan persetujuan dari Kementerian Kesehatan.

“Visitasi dari provinsi sudah dengan nilai ACC, dari Kemenkes sudah oke, tinggal kredensial dari BPJS supaya bisa diklaim,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Meninting Rusman, menyatakan pihaknya terus melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa terkait lahan pembangunan ruang rawat inap.

“Kami sudah mengajukan izin dan persyaratan lainnya, termasuk tanah sebagai lokasi pembangunan ruang rawat inap,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai persyaratan administratif telah dipenuhi, mulai dari rekomendasi Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, persetujuan Kementerian Kesehatan, hingga Surat Keputusan Bupati Lombok Barat. Saat ini, proses tinggal menunggu kredensial dari BPJS Kesehatan.

Rusman berharap peningkatan status Puskesmas Meninting menjadi rawat inap segera terealisasi, mengingat angka rujukan pasien ke rumah sakit terus meningkat setiap tahun.

“Sangat disayangkan masyarakat kita yang seharusnya bisa kami rawat di sini harus kami kirim ke rumah sakit,” katanya.

Dengan peningkatan status dari rawat jalan menjadi rawat inap, diharapkan Puskesmas dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, memperluas akses layanan kesehatan, serta mempercepat penanganan dan pemulihan pasien di tingkat fasilitas kesehatan dasar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.