KabarBaik.co — Transformasi teknologi pertanian mulai merambah desa. Tim dosen Telkom University Surabaya menyerahkan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) bernama ITANI kepada Pemerintah Desa Sari Rogo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Perangkat tersebut dirancang untuk membantu petani memantau unsur hara tanah, khususnya nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK), sekaligus mengatur sistem irigasi presisi secara otomatis. Melalui teknologi ini, pengelolaan lahan pertanian diharapkan menjadi lebih efisien, terukur, dan berbasis data.
Penyerahan sistem ITANI dipimpin oleh Philip Tobianto Daely, ST., M.Eng., Ph.D., bersama tim dosen dari Direktorat Kampus Surabaya Telkom University. Perangkat tersebut diterima langsung oleh Rio Sumardika, S.Sos., MAP, selaku Kepala Desa Sari Rogo.
ITANI merupakan hasil riset dan pengembangan Telkom University Surabaya yang mengintegrasikan berbagai teknologi, mulai dari sensor NPK tanah, pengendali pompa irigasi, panel surya sebagai sumber energi, hingga dashboard berbasis web. Seluruh data dapat dipantau secara real time melalui gawai, sehingga petani dapat mengetahui kondisi lahan dan kebutuhan air tanaman secara akurat.
“Kehadiran ITANI menjadi langkah awal penerapan pertanian cerdas di desa kami. Ini sejalan dengan upaya Desa Sari Rogo menuju konsep smart village,” ujar Rio Sumardika, Jumat (9/1).
Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat Telkom University Surabaya, yang bertujuan menjembatani hasil riset kampus dengan kebutuhan nyata di masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Melalui penerapan teknologi ITANI, Telkom University Surabaya berharap produktivitas pertanian desa dapat meningkat, penggunaan air dan pupuk menjadi lebih efisien, serta membuka peluang penerapan smart farming di desa-desa lain di Jawa Timur.






