KabarBaik.co – Seorang anak berinisial AHB (13), warga Desa Tumbrasanom RT 009 RW 002, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah embung yang berada di Dusun Gempol, Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa bermula ketika korban bersama empat orang temannya berenang di waduk tersebut. Diduga karena kurang mahir berenang, AHB tenggelam dan tidak dapat diselamatkan. Teman-teman korban sempat berusaha menolong dengan mengangkat korban ke tepi waduk. Namun, saat dilakukan pengecekan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Kedungadem, AKP Matsuis Wanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas bersama tenaga medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi korban. “Diduga karena tidak mahir berenang, mengakibatkan korban tenggelam,” ujar AKP Matsuis Wanto.
Petugas medis dari puskesmas setempat kemudian melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.
Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dinyatakan melalui surat pernyataan resmi. Kepolisian kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan. (*)






