Terdengar Teriakan, Nelayan Bawean Gresik Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Keramba

oleh -64 Dilihat
Barang bukti yang diamankan petugas. (Foto: Polsek Sangkapura)

KabarBaik.co – Seorang nelayan di Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik ditemukan tewas saat memperbaiki keramba di tepi pantai setempat. Nelayan bernama Atmin, 59, diduga meregang nyawa akibat tersengat listrik.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari. Ia menjelaskan, awa mula peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 pagi, Rabu (6/3), diketahui saksi Lamri yang berada tidak jauh dari lokasi.

Baca juga:  BPBD Gresik Beber Dugaan Penyebab Tanah Ambles di 5 Rumah Warga

Saat itu, saksi tiba-tiba mendengar suara teriakan dan langsung mendatangi sumber suara tersebut. “Di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan duduk diam di atas keramba,” ungkapnya, Kamis (7/3).

Saksi bersama rekannya lalu mengevakuasi Atmin ke pinggir pantai yang tidak jauh dari rumah korban. Selanjutnya dibawa ke RSUD Umar Masud untuk mendapat pertolongan. Sayang, nyawan nelayan itu sudah tidak tertolong.

Baca juga:  Gresik Sukses Gelar Road to Tour of Kemala Seri 3 Criterium 2023

Dari keterangan saksi, terdapat mesin bor di sekitar area keramba milik korban. “Diduga lorban tersengat aliran arus listrik saat memperbaiki keramba miliknya,” bebernya.

Dugaan ini diperkuat dari keterangan pihak keluarga, bahwa korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 pagi. Atmin hendak memperbaiki kerambanya sendiri menggunakan mesin bor.

“Kami mengamankan barang bukti kabel listrik warna hitam sepanjang 50 meter, dan mesin bor warna merah kombinasi crom. Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.