Terseret Ombak Saat Memancing di Pantai Watulepek Kabupaten Malang, Seorang Remaja Tewas, Satu Lagi Belum Ditemukan

oleh -383 Dilihat
IMG 20250710 WA0018

KabarBaik.co – Tiga remaja asal Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dilaporkan terseret ombak saat memancing di kawasan tebing Pantai Watulepek, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kamis (10/7) pagi.

Dalam insiden itu, satu orang ditemukan meninggal dunia, satu berhasil selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian hingga Kamis sore. Ketiga korban diketahui adalah Febri Fajar Fadilah, 17, Arya Maulana Akbar Ariski, 18, dan Wahyu Mustakim Wicaksono, 17. Febri berhasil menyelamatkan diri, Arya ditemukan meninggal dunia, sementara Wahyu belum ditemukan.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Ketiganya pergi memancing di area tebing Pantai Watulepek yang dikenal berisiko tinggi. Saat sedang mempersiapkan alat pancing, ombak besar tiba-tiba menghantam lokasi mereka.

“Korban selamat menyampaikan bahwa ombak besar datang secara tiba-tiba saat mereka membetulkan alat pancing. Ia terhempas ke pantai dan dua temannya langsung hilang dari pandangan,” terang Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar.

Mendapat laporan warga, lanjut Bambang, tim gabungan dari Polsek Gedangan, Satpolairud Polres Malang, TNI, Pos Angkatan Laut (Posal) Sendangbiru, serta tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.

“Korban atas nama Arya ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian,” lanjut Bambang.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang, terutama di area yang tidak direkomendasikan untuk kegiatan memancing atau wisata.

“Ombak pantai selatan sangat tidak bisa diprediksi. Kami mengimbau warga untuk tidak memaksakan diri memancing di area berisiko, apalagi tanpa pengawasan atau alat keselamatan,” tegasnya.

Hingga Kamis sore, upaya pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan dengan penyisiran sepanjang garis pantai dan laut menggunakan perahu serta peralatan pemantauan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.