Terungkap, Mayat Berbatik di Kali Pancir Jombang Warga yang Hilang Semalam

oleh -129 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 21 at 12.05.46 PM
Petugas saat mengevakuasi mayat di Kali Pancir (istimewa)

KabarBaik.co – Misteri penemuan mayat pria yang mengapung di aliran Kali Pancir, Desa Grobogan, Mojowarno, Jombang, akhirnya terungkap.

Polisi memastikan jasad tersebut adalah Arifin, 38, warga Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (20/1) malam.

“Sudah teridentifikasi, korban bernama Arifin, usia 38 tahun, warga Desa dan Kecamatan Bareng,” ujar Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo, Rabu (21/1).

Identitas korban terungkap setelah keluarga mendapat informasi mengenai penemuan mayat di Kali Pancir. Keluarga kemudian mendatangi lokasi dan memastikan bahwa jasad tersebut adalah Arifin.

“Karena kondisi jasad masih utuh, keluarga bisa langsung mengenali,” kata Soesilo.

Menurut keterangan polisi, Arifin sehari-hari bekerja sebagai pencari barang rongsokan. Ia biasa berangkat bekerja sejak siang dan pulang pada malam hari. Namun, pada Selasa malam, Arifin tak kunjung kembali ke rumah.

“Kemarin korban pergi bekerja seperti biasa, tapi sampai malam tidak pulang. Keluarga sempat mencari, sampai akhirnya diketahui korban ditemukan hanyut di sungai,” jelas Soesilo.

Hasil pemeriksaan awal atau visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi hanya mendapati luka lecet di bagian pelipis kiri dan kanan.

“Luka tersebut diduga akibat benturan atau tersangkut benda saat korban terbawa arus air, bukan karena penganiayaan,” ujarnya.

Terkait penyebab kematian, polisi menduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Berdasarkan keterangan keluarga, Arifin memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Kemungkinan besar korban meninggal karena penyakitnya,” tambah Soesilo.

Saat ini, jenazah Arifin disemayamkan di RSUD Jombang dan rencananya akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Kali Pancir pada Rabu pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah ibu-ibu petani yang hendak berangkat ke sawah.

“Awalnya dikira boneka, tapi setelah didekati ternyata mayat. Lalu langsung dilaporkan ke pemerintah desa,” ujar Kepala Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Muhammad Bagus Firman. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.