KabarBaik.co, Pasuruan – Hujan dengan intensitas tinggi masih melanda wilayah Kabupaten Pasuruan beberapa hari ini. Kondisi tersebut mengakibatkan beberapa desa di tiga kecamatan terendam banjir hingga siang ini, Senin (16/2).
Tiga wilayah Kecamatan yang terendam banjir yaitu Gempol, Beji, dan Bangil dengan ketinggian air sekitar 20-40 sentimeter. Ratusan rumah terendam air. Salah satu desa yang masih terendam banjir yaitu Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, dengan ketinggian air 40 sentimeter.
Aktivitas warga hingga saat ini cukup terganggu. Terutama jalan desa yang biasa dilalui warga untuk berangkat kerja. “Sudah tiga hari banjir masih merendam desa, aktivitas warga terganggu tidak bisa bekerja di luar rumah,” kata Rosadi, salah seorang perangkat Desa Kedungringin.
Warga lainnya, Sueb menyatakan, hingga saat ini banjir masih dianggap tradisi karena tidak ada penanganan serius oleh pemerintah. Hanya sesekali melakukan normalisasi sungai namun tetap banjir terjadi. “Apalagi sungai lebih tinggi dari pemukiman. Tapi seharusnya ada penanganan serius dalam banjir,” ucap Sueb.
Masyarakat yang menjadi langganan banjir kiriman dari daerah hulu Sungai Wrati, hanya ingin pemerintah untuk serius menangani bencana banjir. Tidak hanya memberikan mie instan atau nasi bungkus kepada warga. (*)






