KabarBaik.co – Tim penilaian dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur melakukan verifikasi lapangan di kelompok ternak ayam petelur Sumber Unggas Jaya Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Jumat (29/8). Kegiatan ini merupakan rangkaian lomba Manajemen Kelompok Agribisnis Peternakan Provinsi Jawa Timur 2025 yang diikuti 14 kabupaten/kota.
Ketua tim penilai, Nur Ismanto menjelaskan, penilaian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari manfaat kelompok ternak bagi anggotanya hingga dampak keberadaannya terhadap lingkungan sekitar. “Kami menilai apakah keberadaan kelompok ini memberi nilai positif, baik secara internal maupun bagi masyarakat desa. Selain itu, kami juga mengecek manajemen keuangan serta pengelolaan limbah, termasuk kotoran ayam,” ujarnya.
Ketua kelompok Sumber Unggas Jaya, Khoirul Huda, merasa bangga karena kelompoknya terpilih mewakili Bojonegoro dalam ajang tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, manajemen kelompok sudah menerapkan sistem transparansi, terutama dalam hal keuangan. “Kami menggunakan aplikasi yang bisa diakses seluruh anggota, sehingga manajemen keuangan berjalan sehat,” katanya.
Selain fokus pada produksi telur, kelompok ini juga melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan. Salah satunya dengan mengolah telur ayam menjadi telur asin. “Biasanya telur asin dibuat dari telur bebek, tapi kami kembangkan dari telur ayam sehingga punya daya tarik tersendiri bagi konsumen,” jelas Khoirul.
Khoirul menyebutkan, kelompoknya mampu menghasilkan lebih dari lima kuintal telur per hari. Namun, permintaan pasar yang tinggi kerap membuat pihaknya harus mendatangkan pasokan dari luar.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Peternakan Jatim, Elfia Nuraini, menilai lomba manajemen kelompok ternak sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. “Melalui Gerakan Ayam Petelur Mandiri (Gayatri), setiap penerima bantuan di Bojonegoro mendapat 54 ekor ayam petelur. Dengan begitu, kebutuhan telur bisa dipenuhi dari dalam daerah tanpa bergantung pasokan luar,” tandas Elfia. (*)