Tingkatkan Daya Saing Madrasah di Jember, Kemenag Kembangkan Mutu Sarpras

oleh -288 Dilihat
IMG 20240911 WA0047
KSKK Madrasah Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, Sidik Sisdiyanto. (D.K. Aji)

KabarBaik.co – Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, Sidik Sisdiyanto meresmikan gedung kelas baru MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Jember di Dusun Krajan 1, Desa/Kecamatan Jombang, Rabu (11/9) pagi.

Sidik Sisdiyanto mengatakan, upaya tersebut dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya saing madrasah di tingkat pendidikan, Terlebih dengan tingkat pendidikan di sekolah-sekolah umum.

“Kalau (masih ada) kalimat madrasah itu lambat berkembang itu salah. Madrasah sekarang itu sudah sepadan dengan sekolah umum lainnya, bahkan secara kualitas kita sudah tidak lagi kelas dua,” ujar Sidik saat dikonfirmasi.

“Tapi memang, kami terus meningkatkan upaya-upaya dengan cara memberikan pembekalan kompetensi yang cukup kepada guru-gurunya, dan melengkapi sarana belajarnya,” tambahnya.

Sidik juga menyampaikan, untuk peningkatan mutu sarana prasarana pendidikan di madrasah. Kemenag RI tidak hanya mengandalkan anggaran dari negara.

“Kami juga berkolaborasi dengan sumbangan komite. Kami pun juga mencari stakeholder lain, pemangku kebijakan di tempat lain, untuk bersama-sama membangun madrasah ini,” ulasnya.

Terkait lahan untuk pengembangan sarana dan prasarana di tingkat pendidikan madrasah, Sidik menilai sudah mendukung.

“Sehingga potensi itu bisa dikembangkan. Ini pun juga sebagai gambaran negara harus hadir untuk memenuhi layanan pendidikan yang berkualitas.” katanya.

Sementara itu, menurut Plt. Kepala Kantor Kemenag Jember Muhammad Muslim untuk peningkatan mutu sarana prasarana pendidikan di madrasah. Wilayah Jember-Lumajang ini sekarang menjadi parameter, khususnya madrasah di Jawa Timur.

“Kalau dibilang (perkembangan madrasah) tidak tampak itu persepsi yang tidak benar. Di Jember dan Lumajang sekarang. Banyak SD tutup, pindahnya ke madrasah. Sekarang re-grouping di SD itu sudah makin besar-besaran. Sekarang juga digitalisasi di madrasah sudah jalan dan lebih baik,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala kantor Kemenag Lumajang tersebut mengatakan, lompatan-lompatan untuk meningkatkan kualitas madrasah saat ini, katanya, juga signifikan.

“Kita akan menerbitkan sekitar 1000 buku yang akan melibatkan sekitar 1500 guru dan siswa nanti akan menjadi kado ulang tahun untuk kementrian agama yang ke 79 pada tanggal 3 Januari 2025 mendatang,” ungkapnya.

Dengan peningkatan mutu sarana prasarana pendidikan di madrasah. Muslim menambahkan, sebagai bukti madrasah bisa bangkit dan budaya literasi bisa tercapai.

“Untuk fasilitas pendidikan itu terus dilakukan baik dari kemenag pusat, provinsi maupun daerah. Karena kita tidak seperti Pemkab yang punya APBD, itu beda. Anggaran kita lebih kecil, tapi kita juga punya komite dan kerjasama dengan pihak-pihak ketiga,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.