KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya membangkitkan sektor pertanian. Salah satu caranya mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi untuk memperluas cakupan lahan pertanian produktif.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau biasa disapa Gus Fawait menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur pertanian sebagai pondasi peningkatan produktivitas pangan akan terus dilakukan.
“Jadi nanti di 2026 , pemerintah daerah akan mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi untuk memperluas cakupan lahan pertanian produktif,” kata Gus Fawait, Jumat (29/8).
Ia menyebut, tahun depan pihaknya akan membangun infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi yang akan berdampak kepada 1.617 hektar dan jaringan irigasi air tanah yang akan berdampak pada 78 hektar.
“Pembangunan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akses air bagi lahan sawah saja, tapi juga sebagai strategi besar agar Jember bisa kembali bersaing di tingkat Jawa Timur,” ujarnya.
“Jember pernah menjadi kabupaten dengan produk si padi terbanyak se-Jawa Timur, hari ini kita di urutan keempat. Maka kami akan terus melakukan pembangunan infrastruktur pertanian ini sehingga target saya ke depan Jember harus menjadi yang terdepan terbanyak untuk produktivitas padi dan produk-produk pangan lainnya,” sambung Gus Fawait.
Selain itu, lanjutnya, ia menekankan berencana akan ada pembangunan jaringan irigasi, hal itu sebagai bukti langkah nyata dalam mendukung petani.
Pada kesempatan itu juga Bupati menyerahkan 52 unit alat pertanian modern untuk kelompok tani di Jember.
“Kehadiran peralatan modern ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus meningkatkan hasil panen dengan cara yang lebih efisien dan Itu komitmen kami,” pungkasnya. (*)