TPK Berlian Perkuat Budaya K3, TKBM Dibekali Pelatihan Basic Life Support dan Penyegaran Keselamatan Kerja

oleh -104 Dilihat
IMG 20260122 WA0010
Para TKBM dibekali pemahaman untuk menekan risiko kecelakaan kerja.

KabarBaik.co – Terminal Petikemas (TPK) Berlian terus memperkuat komitmen terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan membekali Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelatihan Basic Life Support (BLS) serta penyegaran aspek K3. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun budaya keselamatan kerja yang melekat pada seluruh pemangku kepentingan, khususnya TKBM yang bekerja di lingkungan dengan potensi risiko tinggi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026 tersebut merupakan rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Peringatan Bulan K3 tahun ini mengusung tema Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.

Terminal Head TPK Berlian, Burhanudin, menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai keselamatan sebagai budaya kerja, bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi.

“Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum bagi kami untuk memastikan bahwa keselamatan bukan hanya slogan atau kewajiban administratif, tetapi menjadi budaya yang melekat pada setiap individu di lingkungan kerja TPK Berlian,” ujarnya, Kamis (22/1)

Dalam pelatihan tersebut, para TKBM dibekali pemahaman untuk menekan risiko kecelakaan kerja, mulai dari kebijakan dan prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat, hingga standardisasi sinyal tangan Commander TKBM sesuai standar ISO OHSAS 18001. Standardisasi ini penting untuk mendukung komunikasi yang aman dan efektif saat memandu operator alat bongkar muat, baik di atas kapal maupun di area dermaga.

Selain aspek pencegahan, TKBM juga mendapatkan pembekalan keterampilan penanganan kondisi darurat melalui pelatihan Basic Life Support (BLS). Pelatihan ini menjadi keterampilan dasar pertolongan pertama agar pekerja mampu merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

“Kami menyadari bahwa penerapan budaya K3 membutuhkan kolaborasi nyata dari seluruh pekerja di area TPK Berlian. Dengan sinergi tersebut, risiko kerja dapat diminimalkan dan target zero accident dapat dicapai,” lanjut Burhanudin.

Pada kesempatan yang sama, peserta juga dibekali pemahaman mengenai Corporate Life Saving Rules (CLSR) sebagai pedoman penerapan K3 di setiap unit kerja. CLSR mencakup lima prinsip utama, yakni identifikasi bahaya dan risiko, penerapan standar dan prosedur kerja, penggunaan APD, kompetensi sarana dan prasarana, serta penempatan K3 sebagai prioritas utama.

Burhanudin berharap, melalui pembekalan ini, seluruh TKBM di TPK Berlian mampu menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan menjaga kelancaran operasional terminal secara berkelanjutan.

“Harapan kami, operasional terminal dapat terus berjalan dengan aman, produktif, dan mendukung keberlanjutan usaha,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.