KabarBaik.co – Ribuan driver online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Para driver dari berbagai aplikasi tersebut menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.
“Aksi unjuk rasa ini kami menuntut delapan hal kepada pemerintah, salah satunya, terkait dengan kenaikan tarif roda dua yang selama ini masih sama. Padahal, faktor kenaikan tarif sudah beberapa kali terjadi,” kata Dedi Novianto, Ketua FKJOB, Selasa (20/5).
Kedua, hingga saat ini tak ada regulasi terkait dengan kenaikan transportasi barang dan makanan berbasis online.
Sedangkan yang ketiga lanjut Dedi, soal ketentuan tarif bersih untuk roda empat dan kehadiran undang-undang transportasi online di Indonesia.
“Di Kemenhub sudah ada, Kemendigi belum. Jadi, tak ada payung hukum. Jadi, kalau ada permasalahan aplikator, kementerian tak punya daya dan upaya,” jelasnya. .
Selain permasalahan nasional, pihaknya juga menyuarakan persoalan di daerah dimana masih banyak driver ojol tidak tercover BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena buat kami para driver BPJS naker itu penting. Apalagi profesi kami ini rentan terjadi kecelakaan,” ungkap Dedi.
Pihaknya berharap, pemda juga memfasilitasi jajaran FKJOB Jember untuk bertandang ke Kementerian Perhubungan guna menyuarakan pendapat. (*)