Turuti Wasiat, Jenazah WNA Malaysia Korban KMP Tunu Pratama Jaya Dimakamkan di Banyuwangi

oleh -297 Dilihat
IMG 20250711 WA0024
Keluarga Fauzey saat berada di RSUD Blambangan

KabarBaik.co – Jenazah Fauzey bin Awang, warga negara Malaysia yang menjadi korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya dimakamkan di Banyuwangi. Keputusan itu diambil berdasar wasiatnya kepada keluarga.

Istrinya adalah orang Banyuwangi, tepatnya di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Namun sebelumnya ia sempat memiliki istri dan anak dari rumah tangga pertamanya di Malaysia.

Sebelum peristiwa KMP Tunu Pratama Jaya terjadi, pria berusia 58 tahun itu sempat berwasiat kepada anaknya melalui pesan Whatsapp.

Dalam pesannya Fauzey menyampaikan keinginannya ketika meninggal ingin dimakamkan di dekat makam gurunya semasa hidup yang berada di Dusun Lidah, Desa Yosomulyo, Gambiran.

Keinginan itu akhirnya diamini oleh kedua pihak keluarga dari Banyuwangi maupun Malaysia ketika sama-sama menjemput jenazah di RSUD Blambangan, Jumat (11/7). Kedua belah pihak sepakat Fauzey dimakamkan di Banyuwangi.

“Tadi sudah disepakati kedua belah pihak keluarga dari Banyuwangi maupun Malaysia, bahwa korban atas nama Fauzey bin Awang dimakamkan di lokasi sesuai yang diwasiatkan,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Keputusan tersebut juga telah disampaikan ke pihak Kedubes Malaysia melalui Kemenlu. Pihak Kedubes pun mengamini pemakaman Fauzey di Banyuwangi.

“Kedubes tidak ada masalah, karena pemakaman di Banyuwangi juga atas wasiat dari almarhum,” terang Rama.

Setelah disepakati jenazah kemudian disalatkan di Masjid Madani sebelum kemudian dimakamkan di lokasi yang telah ditentukan.

Fauzey sebelumnya ditemukan pada Rabu (9/7) di Perairan Jembrana Bali. Jenazahnya berhasil terindentifikasi dari gigi, medis, dan properti barang kepemilikan. Kebetulan, dompet berisi identitas masih terbawa pada jenazah saat ditemukan.

Fauzey selama ini kerap mondar-mandir Banyuwangi Malaysia. Ia memiliki istri bernama Yatini, beralamat di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.

Saat ini Yatini istri Fauzey berada di Pelabuhan Ketapang menanti kabar dari suaminya itu. Ia pun berharap suaminya itu dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

“Saya berdoa semoga suami saya ditemukan selamat,” kata Yatini dengan tangis.

Sebelumnya, istri Fauzey, Yatini bercerita bila suaminya naik travel menyeberang ke Bali dengan tujuan Bandara Ngurah Rai. Suaminya hendak kembali ke Malaysia untuk bekerja menjadi security di sana.

Meski bekerja di Malaysia, ia sering pulang setiap 3-4 bulan sekali untuk bertemu istrinya di Banyuwangi.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.