TWA Ijen Tetap Tutup 8 Hari Meski Pendaki Hilang Ditemukan, Ini Alasan BBKSDA

oleh -58 Dilihat
kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen

KabarBaik.co, Banyuwangi – Taman Wisata Alam (TWA) Ijen masih akan ditutup, meski Muhammad Dzikri Maulana, 16 tahun, pendaki yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan selamat pada Kamis (19/2).

Sesuai surat pengumuman bernomor PG.422/K.2-BIDTEK/KSA.04.01/B/2/2026 penutupan akan berlangsung selama 8 hari, yakni pada 19-26 Februari 2026.

Dalam surat tersebut menjelaskan penutupan tidak hanya berlaku untuk aktivitas wisata. Namun penutupann juga dilakukan untuk kegiatan lain seperti penelitian dan pendakian.

Surat yang ditandatangani Kepala BBKSDA Jatim Nur Patria Kurniawan itu disebutkan alasan penutupan TWA Kawah Ijen untuk mendukung proses pencarian pendaki yang hilang. Surat tersebut dikeluarkan sebelum Dzikri ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi selamat.

Kepala Seksi V BBKSDA Banyuwangi Dwi P Sugiarto menjelaskan, meski pendaki yang sebelumnya hilang telah ditemukan, penutupan TWA Kawah Ijen masih tetap berlaku.

“Penutupan masih berlaku karena untuk evaluasi dan perbaikan ke depannya,” kata Dwi, Jumat (20/2).

Pihak BBKSDA, lanjut Dwi, masih mengumpulkan data dan informasi secara lengkap terkait kejadian pendaki hilang. Hasil data dan informasi akan dikumpulkan untuk dianalisis oleh pengelola dan pihak terkait lainnya.

“Hasilnya nanti akan kami diskusikan untuk menentukan langkah ke depan seperti apa, agar kejadian yang sama bisa diminimalisir,” lanjut Dwi.

Sebagai informasi, Dzikri Maulana dilaporkan hilang pada Rabu (18/2). Ia baru ditemukan pada pencarian hari kedua dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan, Dzikri ditemukan sekitar pukul 16.16 WIB. Remaja asal Desa Tamansari, Kecamatan Licin itu ditemukan di area tebing dengan radial 6,7 derajat, berjarak 890 meter dari tempat ia dilaporkan hilang.

Setelah menemukan keberadaan Dzikri, tim SAR Gabungan langsung evakuasinya dengan cara vertical rescue. Ia berhasil dibawa turun dari area tebing itu sekitar 17.50 WIB.

“Korban berhasil dibawa turun menuju Pos Paltuding dengan kondisi selamat, tapi lemas. Korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis,” katanya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.