KabarBaik.co, Sidoarjo – Kontras cuaca mewarnai Jawa Timur pada awal pekan, Senin (3/8). Saat sebagian besar wilayah diprakirakan menikmati cuaca cerah hingga cerah berawan, kawasan dataran tinggi justru diselimuti udara dingin dengan suhu minimum mencapai 11 derajat Celsius. Kondisi tersebut diperkirakan semakin terasa pada malam hingga dini hari ketika udara kabur mulai muncul di sejumlah wilayah.
Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cerah mendominasi hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Kota Batu, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, hingga wilayah Madura yang meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Meski cuaca cerah mendominasi, hujan ringan masih berpotensi turun secara lokal pada pagi hingga sore hari di sejumlah daerah. Karena itu, masyarakat tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Memasuki malam hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi cerah berawan dengan potensi udara kabur di beberapa wilayah. Kondisi tersebut diprediksi berlanjut hingga dini hari dan disertai kemunculan kabut, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, sehingga berpotensi mengurangi jarak pandang pengendara.
Suhu udara di Jawa Timur diprakirakan berada pada kisaran 11 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 47 hingga 100 persen. Suhu terendah diperkirakan terjadi di kawasan pegunungan seperti Bromo, Tengger, Semeru, Arjuno-Welirang, Ijen, Wilis, Kelud, Kawi, dan Kota Batu, sedangkan wilayah dataran rendah diprakirakan mengalami suhu hangat hingga 33 derajat Celsius.
Sementara itu, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 5 hingga 39 kilometer per jam. Masyarakat yang beraktivitas pada pagi maupun malam hari, khususnya di kawasan dataran tinggi, disarankan mengenakan pakaian hangat.
Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas karena udara kabur dan kabut berpotensi mengurangi jarak pandang di sejumlah ruas jalan.(*)






