Uji Tanam Tembakau dan Semangka di Perumda Jombang Mengecewakan, Tapi Jadi Pelajaran Berharga

oleh -126 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 21 at 1.19.11 PM 1
Tanaman tembakau di Perumda Panglungan Wonosalam Jombang (istimewa)

KabarBaik.co – Upaya Perumda Perkebunan Panglungan di Wonosalam, Jombang, mengembangkan tembakau dan semangka sebagai komoditas unggulan masih menemui sejumlah kendala. Uji tanam perdana yang dilakukan belum mampu menghasilkan panen sesuai target.

Dua komoditas yang diharapkan menjadi andalan tersebut justru menghadapi persoalan berbeda saat musim panen awal.

Tembakau tumbuh dengan kualitas tanaman yang dinilai cukup baik, namun harga jualnya anjlok akibat kondisi pasar yang melemah.

Sementara semangka dipanen dengan hasil yang belum optimal karena keterbatasan pasokan air selama masa pertumbuhan.

Direktur Perumda Perkebunan Panglungan Agus Mujiono mengatakan budidaya tembakau dan semangka ini merupakan pengalaman pertama yang dilakukan di lahan Panglungan.

“Untuk tembakau, kualitas tanamannya sebenarnya bagus, tapi harganya sedang jatuh. Sedangkan semangka sudah dipanen, namun hasilnya belum maksimal karena kekurangan air saat pertumbuhan,” kata Agus, Minggu (21/12).

Agus mengakui secara perhitungan ekonomi, hasil panen perdana tersebut belum mampu menutup biaya produksi. Meski begitu, ia menilai uji coba ini tetap memberikan manfaat sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bagi pengelola.

“Ini panen pertama untuk kedua komoditas. Dari sisi hasil memang belum memuaskan, tapi dari proses budi daya kami mendapatkan banyak pelajaran. Kapasitas dan pengalaman SDM juga meningkat,” ujarnya.

Ia menyebut persoalan utama dalam pengembangan semangka adalah keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat sistem irigasi belum berjalan optimal sehingga penyiraman masih dilakukan secara manual.

“Kemarin penyiraman masih manual karena sumber air terbatas,” jelasnya.

Ke depan, Perumda Perkebunan Panglungan berencana melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pola tanam, pengelolaan air, hingga strategi pemasaran.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil pengembangan tembakau dan semangka pada musim tanam berikutnya.

“Kami akan evaluasi pola tanam, pengelolaan air, dan strategi pemasaran agar hasilnya bisa lebih baik,” pungkas Agus. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.