KabarBaik.co – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar kembali menerima laporan dari warga yang tidak berkaitan dengan kebakaran maupun penyelamatan. Salah satunya, permintaan bantuan untuk mengambil rapor siswa di sekolah.
Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Tedi Prasojo, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya, permintaan datang dari wali murid yang mengaku tidak dapat mengambil rapor karena orang tua siswa sedang bekerja di luar kota, sementara nenek yang biasa mendampingi dalam kondisi sakit.
“Memang ada laporan warga yang meminta bantuan Damkar untuk mengambil rapor anaknya di sekolah,” ujar Tedi, Senin (5/1).
Namun, ia menegaskan bahwa laporan tersebut tidak dapat ditindaklanjuti karena berada di luar tugas pokok dan fungsi Damkar. Pihaknya hanya menangani kejadian kebakaran, penyelamatan, serta kondisi darurat tertentu.
“Kami tidak bisa menerima laporan itu karena di luar tugas Damkar,” katanya.
Meski demikian, petugas tetap memberikan saran agar wali murid meminta bantuan keluarga, kerabat, atau tetangga terdekat untuk menyelesaikan keperluan tersebut.
Tedi menambahkan, laporan serupa bukan kali pertama diterima. Sebelumnya, Damkar juga pernah mendapat permintaan dari seorang siswa yang meminta petugas hadir ke sekolah sebagai wali murid karena dipanggil guru bimbingan konseling.
Ia menduga, munculnya laporan di luar kedaruratan tidak lepas dari persepsi masyarakat terhadap peran Damkar.
“Mungkin karena sering melihat Damkar membantu masyarakat, akhirnya ada yang mengira semua bisa dibantu,” pungkasnya.(*)









