KabarBaik.co, Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memohon pangestu dan doa dari para kiai serta ulama untuk keberkahan dan keselamatan Kota Malang. Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo di Rumah Jabatan Wali Kota Malang.
Dalam pertemuan tersebut, Wahyu menegaskan bahwa dukungan spiritual dari para ulama menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan dan pembangunan Kota Malang. Menurutnya, doa dari para kiai dan nyai dibutuhkan agar Kota Malang senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, dan kesejahteraan.
“Kami nyuwun pangestu dan doa dari para kiai dan nyai agar Kota Malang senantiasa dijaga, dijauhkan dari musibah, serta diberikan masyarakat yang rukun, tenteram, dan sejahtera,” ujar Wahyu, Minggu (10/5).
Ia mengatakan, silaturahmi bersama kalangan pesantren bukan hanya sekadar mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual dalam pembangunan daerah.
“Majelis ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wasilah turunnya berkah, doa para ulama, dan penguat ikhtiar kita dalam membangun Kota Malang yang Mbois dan Berkelas,” katanya.
Sebagai Kota Pendidikan, Wahyu menyebut Kota Malang memiliki akar kuat pada nilai keilmuan dan keagamaan. Karena itu, pembangunan daerah dinilai harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak, adab, dan moral masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. “Sinergi antara umara dan ulama menjadi sangat penting. Pemerintah membangun dan melayani, sementara ulama menjadi penuntun moral dan penjaga nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” tegasnya.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Malang untuk terus melibatkan tokoh agama dan pesantren dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga penuh keberkahan dan nilai spiritual. (*)






