KabarBaik.co – Ketua KPU Bojonegoro Robby Adi Perwira buka suara terkait rencana debat pasangan calon (paslon) Pilkada 2024 setelah sebelumnya gagal terlaksana. Dia juga meminta maaf kepada masyarakat sekaligus menyayangkan gagalnya debat pertama beberapa hari lalu.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Bojonegoro atas dihentikannya debat pertama untuk pilkada serentak 2024,” ujar Robby, Rabu (23/10). Menurut mantan aktivis HMI itu, dihentikannya debat wakil bupati itu karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
Saat itu, lanjut Robby, calon bupati nomor urut 01, Teguh Haryono, turut naik ke podium menyampaikan visi misi di forum debat. Padahal, debat tersebut dikhususkan hanya untuk calon wakil bupati saja.
“Seperti teman-teman media ketahui, dead lock (rapat koordinasi pembahasan format debat) itu memang terjadi, tetapi beberapa kali sudah dikomunikasikan dan tidak ada kesepakatan,” jelas Robby.
Karena itu, pihaknya berencana mengordinasikan kembali kepada kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk mencari format debat yang sama-sama disetujui. Serta saling bisa menerima untuk menjalankan debat publik berikutnya.
“Demi masyarakat, keamanan dan ketertiban, debat berikutnya saya harap kedua belah pihak bisa saling memahami,” harap pria yang periode sebelumnya menjabat sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bojonegoro itu. (*)






