Viral! Bawa Pasien Kritis, Ambulans Laziznu Tembus Barikade Pengawalan Presiden dan Menteri di Nganjuk

oleh -91 Dilihat
Momen langka saat barisan kendaraan rombongan pejabat tinggi negara menepi dan memberikan jalan prioritas bagi ambulans yang mengangkut pasien kritis di Jalan Raya Surabaya-Solo, Nganjuk. (Tangkap Layar)
Momen langka saat barisan kendaraan rombongan pejabat tinggi negara menepi dan memberikan jalan prioritas bagi ambulans yang mengangkut pasien kritis di Jalan Raya Surabaya-Solo, Nganjuk. (Tangkap Layar)

KabarBaik.co, Nganjuk – Sebuah video yang memperlihatkan mobil ambulans milik Lazisnu Nganjuk melintas di tengah iring-iringan kendaraan Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri mendadak viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi saat kunjungan kerja kepala negara di Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (16/5). Ambulans bernopol AG 1382 GV itu tengah berjuang membawa pasien darurat yang harus dirujuk dari RSUD Kertosono menuju RS Ngudi Waluyo Blitar.

“Kondisi pasiennya darurat karena memakai oksigen. Posisi saya dari arah Kota Nganjuk menuju RSUD Kertosono. Pas sudah masuk Desa Nglawak, sekitar kurang dari satu kilometer dari rumah sakit, jalan sudah macet total,” ujar sopir ambulans bernama, Purwandika Sunu Maulana, Senin (18/5).

Kemacetan parah di Jalan Raya Surabaya-Solo tersebut dipicu oleh kepadatan lalu lintas rombongan pejabat yang mengantar kepulangan Presiden menggunakan helikopter di Stadion Kertosono.

Saat situasi krusial menjemput pasien stroke tersebut, Maulana awalnya mencoba mengambil jalur kanan sebelum akhirnya dibantu oleh petugas Damkarmat Nganjuk untuk menembus kemacetan hingga sampai di rumah sakit.

“Pas sudah bawa pasien, ternyata di depan masih ada rombongan menteri. Petugas langsung bantu. Saya lewat jalur tengah, mobil-mobil rombongan minggir semua,” terang pemuda asal Kecamatan Bagor itu saat menceritakan momen evakuasi pasien menuju Blitar.

Melihat ada ambulans yang membawa pasien kritis, aparat gabungan yang terdiri dari Polisi Patwal, Satlantas, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, hingga Polisi Militer langsung sigap mengambil tindakan.

Mereka bahu-membahu membelah konvoi menteri demi memberikan ruang prioritas utama bagi ambulans hingga berhasil melewati kawasan sebelum Simpang Mengkreng.

“Saya respek kepada petugas di lapangan. Bahkan meskipun ada pejabat tinggi, mereka tetap paham ini kondisi darurat. Terima kasih kepada petugas dan rombongan menteri karena tetap memberi prioritas,” pungkas Maulana penuh rasa hormat.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.