Viral! Parkir Sembarangan, Driver Arogan di Mataram Malah Nyolot Saat Ditegur Dishub

oleh -283 Dilihat
Tangkapan layar video cekcok petugas Dishub Kota Mataram dengan driver online yang parkir sembarangan.
Tangkapan layar video cekcok petugas Dishub Kota Mataram dengan driver online yang parkir sembarangan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Mataram — Sebuah video yang memperlihatkan percekcokan antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram dengan seorang oknum driver online viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu teguran petugas terhadap driver yang memarkir kendaraannya di lokasi yang dilarang.

Dalam video yang beredar, kejadian bermula saat petugas Dishub Kota Mataram menegur oknum driver online karena memarkir kendaraan di titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan telah dilengkapi rambu larangan parkir.

Namun, driver tersebut tidak terima dan menyatakan lokasi parkirnya tidak mengganggu arus lalu lintas. Ia bahkan sempat menunjuk area sekitar untuk menunjukkan tidak adanya kemacetan.

Situasi memanas ketika oknum driver tersebut mengancam akan menghubungi seseorang dan menyebut nama seseorang.
“Mau saya teleponkan Pak Indra?” ucapnya dalam video tersebut, yang kemudian dipersilakan oleh petugas.

Driver tersebut juga menilai rambu larangan parkir di lokasi itu baru dipasang di depan tempatnya memarkir kendaraan. Menanggapi hal itu, petugas menegaskan bahwa terlepas dari baru atau lamanya pemasangan rambu, lokasi tersebut tetap merupakan area terlarang untuk parkir.

Video tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian besar menilai sikap oknum driver tersebut tidak etis dan tidak pantas, bahkan menyebutnya bertindak tanpa berpikir.

“Salak, keras malik, mobil bedoe laguk lupakn jauk otak (sudah salah, keras, punya mobil tapi lupa bawa otaknya),” tulis akun Supardi.
Komentar lain juga menyayangkan tindakan driver yang membawa-bawa nama orang lain dalam perdebatan.

“Sudah salah malah sebut-sebut bosnya,” tulis akun M Rusli Plok.

Sementara itu, ada pula warganet yang mengimbau agar persoalan disikapi dengan bijak, terlebih di bulan Ramadan.

“Kalau memang itu aturannya, apa salahnya mengalah saja biar tidak berdebat. Tinggal bilang iya pak saya pindah, yang penting hindari perdebatan,” tulis Cinta Apriliani.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Bidang Dalops Dishub Kota Mataram Arif Rahman membenarkan bahwa petugas dalam video merupakan anggota Dishub Kota Mataram.

Arif menegaskan bahwa sepanjang Jalan Sriwijaya, tepatnya di depan Epicentrum Mall, telah terpasang rambu larangan parkir sehingga tindakan petugas di lapangan sudah sesuai aturan.

“Apa yang telah dilakukan oleh teman-teman di lapangan itu sudah benar, karena di situ sudah ada rambu larangan parkir,” jelas Arif.

Ia menambahkan, apabila pelanggaran tersebut dibiarkan, maka dikhawatirkan pengendara lain akan ikut melakukan hal serupa dan memperparah kondisi lalu lintas.
Arif juga menegaskan bahwa oknum bernama Indra yang disebut oleh driver tidak bertugas di Kota Mataram.

Lebih lanjut, pihak Dishub membuka ruang dialog dengan perwakilan komunitas driver online yang ingin membahas persoalan tersebut secara langsung guna mencari solusi bersama.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.