KabarBaik.co – Manajemen The Grand Taman Safari Prigen Jawa Timur merespons video viral soal pengunjung yang turun dari kendaraan di area Safari Adventure. Pihak manajemen menyampaikan bahwa tindakan pengunjung tersebut merupakan langkah berbahaya dan melanggar peraturan yang berlaku.
Insiden bermula ketika pengunjung turun dari kendaraan untuk bisa berinteraksi lebih dekat dengan satwa Hippo di habitatnya. Pada saat kejadian, tim lapangan dengan sigap mengamankan situasi dan mengarahkan pengunjung untuk kembali ke dalam kendaraan. Sebab, tindakan tersebut membahayakan keselamatan pengunjung serta kenyamanan
satwa.
Pihak Taman Safari Prigen sebagai lembaga konservasi berkomitmen untuk memprioritaskan keselamatan pengunjung dan satwa. Karena itu diberlakukan beberapa peraturan dasar pada area Safari Adventure, yang meliputi larangan keluar dari kendaraan, larangan membuka kaca di zona karnivora, memperhatikan batas laju kendaraan, serta pemantauan
secara ketat oleh team khusus di beberapa titik area Safari Adventure.
“Kami memahami antusiasme pengunjung yang datang ke Taman Safari Prigen, terlebih untuk berinteraksi dengan satwa. Namun, kami tetap menegaskan pentingnya mengikuti peraturan yang berlaku demi keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa,” ujar Erwina Lemuel, General Manager The Grand Taman Safari Prigen Jawa Timur.
Bagi para pengunjung yang ingin berinteraksi lebih dekat dengan satwa, lanjut Erwina, terdapat area Baby Zoo, dimana pengunjung dapat melakukan feeding atau berfoto bersama satwa serta dapat menyaksikan pertunjukkan edukatif terkait satwa dengan pengawasan dan kondisi yang lebih kondusif.
“Kami telah menyiapkan area yang lebih dekat dengan pengunjung yaitu Baby Zoo, pengunjung bisa foto bersama dan memberi makan. Kami berterima kasih dan senantiasa mengimbau partisipasi semua pihak dalam menjaga keamanan serta kenyamanan bersama di area konservasi ini,” tandasnya. (*)







