KabarBaik.co, Jember – Semangat kemanusiaan warga Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, yang menyandang predikat Kampung Donor tetap membara di tengah bulan Ramadan dengan menggelar aksi donor darah di Balai Desa usai pelaksanaan salat Tarawih, Rabu (11/3) malam.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul Kulon bersama Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi warga untuk berbagi.
Desa Tanggul Kulon memang dikenal sebagai salah satu wilayah paling aktif dalam urusan donor darah di Kabupaten Jember. Konsistensi inilah yang membuat wilayah ini dijuluki sebagai Lumbung Darah oleh UDD PMI Jember.
Kepala Desa Tanggul Kulon, Arifin Wahyuono, mengapresiasi kerelaan warganya. Ia menekankan bahwa donor darah bukan hanya soal kemanusiaan, tapi juga kesehatan pribadi.
“Donor darah rutin itu baik bagi kesehatan kita sekaligus membantu sesama. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut karena satu tetes darah sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Arifin.
Salah satu warga, Rofik, menunjukkan dedikasi luar biasa dengan melakukan donor darah lebih dari 50 kali. Ia bahkan memboyong anak dan istrinya untuk turut serta.
“Alhamdulillah, saya sudah lebih dari 50 kali donor. Semoga darah yang kami sumbangkan bermanfaat bagi pasien di rumah sakit,” ungkapnya.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi warga. Kontribusi dari desa ini sangat krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama selama bulan Ramadan yang biasanya mengalami penurunan jumlah pendonor.
“Kampung Donor Tanggul Kulon adalah tulang punggung ketersediaan darah di wilayah Jember bagian barat. Setiap kali kegiatan digelar, perolehan kantong darah selalu signifikan,” pungkasnya.(*)






