KabarBaik.co, Jombang – Keluhan pengendara terkait kerusakan jalan nasional di Jombang, Jawa Timur, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak turun langsung meninjau kondisi jalan rusak di sisi timur Flyover Jombang.
Peninjauan dilakukan bersama Kasatker di BPJN Jawa Timur dan didampingi Bupati Jombang Warsubi. Rombongan memantau sejumlah titik kerusakan yang selama ini dikeluhkan pengendara karena kerap memicu kecelakaan.
Di lokasi, Emil menyebut kondisi kerusakan di ruas tersebut lebih parah dibandingkan titik lain di Jawa Timur. Salah satu penyebabnya adalah intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Ada beberapa faktor kenapa kerusakannya lebih parah dibanding titik lain. Curah hujan di sini lebih intens. Lima hari terakhir hujan sangat deras. Satu hari saja kemarin ada 60 lubang di segmen ini, jadi 60 yang ditambal,” ujar Emil, Minggu (22/2).
Emil menjelaskan kapasitas tim Kementerian PU saat ini mampu menangani sekitar 50 lubang per hari dengan lima tim. Mulai besok, jumlah tim akan ditambah dua kali lipat menjadi 10 tim untuk mempercepat penanganan.
Selain faktor cuaca, usia jalan juga menjadi pertimbangan. Ruas tersebut dibangun pada 2017 dan kini memasuki usia sembilan tahun.
“Sudah waktunya diremajakan melalui overlay, tidak bisa hanya tambal-tambal patching. Kami berterima kasih Pak Bupati sudah koordinasi dengan Kementerian PU, Pak Menteri dan Presiden. Sehingga ruas ini dapat perbaikan overlay sepanjang 4 kilometer tahun ini,” katanya.
Perbaikan dengan metode overlay ditargetkan meningkatkan daya tahan jalan. Sambil menunggu proses tersebut, penambalan lubang tetap dilakukan selama cuaca memungkinkan. Pekerjaan dihentikan sementara jika hujan deras hingga terjadi genangan.
Sementara itu, Warsubi memastikan perbaikan menyeluruh segera dimulai. Ruas nasional mulai Lingkar Mojoagung hingga Flyover Jombang akan dioverlay sepanjang 4 kilometer di sisi kiri dan kanan.
“Insyaallah dua minggu lagi mulai pekerjaan total overlay 4 kilometer sampai flyover. Sisanya juga akan diperbaiki. Di Jalan Gatot Subroto dan depan stasiun sampai Cangkringrandu diperbaiki total,” ujarnya.
Ia menambahkan perbaikan juga menyasar Jalan Brigjen Kretarto, mulai jalan nasional di Sambongdukuh hingga Kebon Ratu. Untuk tahap awal dilakukan perbaikan per titik sambil menunggu anggaran lanjutan untuk perbaikan total.
Kasatker BPJN Jawa Timur Ida Bagus Made Artamana menyebut terdapat 118 lubang di ruas Ringroad Mojoagung hingga Jombang. Saat ini lima tim telah dikerahkan, namun kapasitasnya masih terbatas.
“Lima tim hanya mampu sekitar 50 lubang per hari. Besok kami tambah jadi 10 tim. Harapan kami tiga hari ke depan, jika cuaca bersahabat, seluruh lubang dari Lingkar Mojoagung sampai Lingkar Jombang bisa tertutup,” jelasnya.
Pemprov Jatim berharap percepatan perbaikan ini dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Jombang. (*)






