Waketum PSI Bro Ron Dipukul hingga Mata Bengkak, 2 Pelaku Ditangkap

oleh -437 Dilihat
Screenshot 2026 05 05 212206
Saat pelaku memukul Bro Ron (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Jakarta – Wakil Ketua Umum (Waketum) PSI Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron dipukul di Menteng, Jakarta Pusat hingga matanya bengkak. Dua orang pelaku pemukulan telah diamankan.

“Terduga pelaku dua orang sudah kami amankan di Polsek Menteng untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/5).

Menurut Braiel, korban yaitu Bro Ron sudah membuat laporan polisi terkait insiden pemukulan yang terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 16.22 WIB.

“Pak Ronald sudah membuat laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi,” ujarnya.

Peristiwa itu berawal ketika Bro Ron bersama dengan 15 orang lainnya yang merupakan karyawan dari PT. Sinergi Karya Sejahtera (SKS), datang untuk melakukan audiensi ke Kantor Michael Putra Dan Partners terkait dengan gaji para karyawan yang belum dibayarkan.

Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan Michael selaku orang yang di demo, maka Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng.

Awalnya, proses audiensi di lokasi berjalan dengan aman dan kondusif dengan didampingi oleh petugas, sampai dengan muncul sekelompok orang yang tidak dikenal dan tanpa alasan yang jelas melakukan intimidasi dan menghalang-halangi proses audiensi.

“Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut,” kata Braiel. (ANTARA)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.