Wali Kota Blitar Tekankan Semangat Nasionalisme dalam Drama Kolosal PETA

oleh -76 Dilihat
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat memberikan sambutan. (Foto: Calvin Bt)

KabarBaik.co, Blitar – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menegaskan pentingnya menanamkan nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda melalui pertunjukan drama kolosal Perjuangan Pembela Tanah Air (PETA) Blitar.

Hal itu disampaikannya saat membuka pementasan yang mengusung tema Alap-alap Daidan PETA Blitar Cinta Tanah Air, Sabtu (14/2) malam.

Dalam sambutannya, Mas Ibun menyebut peristiwa pemberontakan PETA di Blitar bukan sekadar catatan sejarah. Melainkan kebanggaan daerah yang mencerminkan keberanian luar biasa para pendahulu bangsa.

“Peristiwa PETA ini bukan hanya sejarah, tetapi kebanggaan bagi Kota Blitar. Semangat alap-alap dan daidan menggambarkan keberanian serta rasa cinta tanah air yang melampaui kepentingan pribadi,” ujarnya.

Ia menyinggung sosok Supriyadi sebagai simbol lahirnya nasionalisme dari Blitar. Menurutnya, tidak ada pemberontakan PETA yang seberani yang dipimpin Supriyadi saat Jepang melakukan penjajahan.

“Lahirlah nasionalisme dari seorang Supriyadi yang berasal dari Blitar. Tidak ada PETA yang berani memberontak selain Supriyadi,” katanya.

Syauqul juga menekankan bahwa para tokoh PETA telah memberi teladan ketika negara berada dalam kondisi darurat. Bahkan setelah kemerdekaan, kata dia, Soekarno pernah memberikan anugerah jabatan Menteri Pertahanan kepada Supriyadi, meski yang bersangkutan tidak pernah hadir.

Melalui drama kolosal tersebut, Wali Kota berharap api semangat perjuangan tidak padam di tengah tantangan zaman. “Kalau kata Bung Karno, dulu lebih gampang karena yang dilawan penjajah. Sekarang yang kita hadapi adalah bangsa sendiri. Tantangan kita ke depan adalah ikhtiar bersama,” ucapnya.

Ia pun mengapresiasi seluruh seniman dan budayawan yang terlibat dalam pementasan itu.

“Semoga pertunjukan ini menginspirasi seluruh masyarakat Blitar, bahwa di kota ini ada Sudanco Supriyadi dan tokoh-tokoh lain yang telah berkorban untuk bangsa,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.