Wali Kota Malang Apresiasi Dukungan PLN untuk Operasional Becak Listrik

oleh -115 Dilihat
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberangkatkan konvoi becak listrik keliling kota menjelang berbuka puasa. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan PLN UP3 Malang dalam mendukung pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Hal tersebut bertujuan untuk menunjang operasional becak listrik di Kota Malang.

Apresiasi itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar di Kantor PLN UP3 Malang, Jumat (20/2). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), tamu undangan, serta perwakilan 20 pengemudi becak listrik.

Wahyu menyampaikan terima kasih kepada manajemen PLN atas dukungan nyata kepada para pengemudi. Sebanyak 20 becak listrik menerima bantuan token listrik gratis dengan total 1.000 kWh, disertai dukungan layanan kelistrikan lainnya. “Yang paling penting, PLN juga mulai menempatkan SPLU untuk memudahkan becak listrik melakukan pengisian daya. Ini bentuk kerja sama yang sangat baik,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, program becak listrik merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang diperkuat pemerintah daerah melalui penyediaan infrastruktur pendukung.

Ke depan, Pemkot Malang membuka peluang bagi PLN untuk menambah Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai aset milik pemerintah, termasuk kawasan strategis dan destinasi wisata.

“Kami siap mendukung penuh jika PLN akan menambah titik SPLU atau SPKLU, baik untuk mobil listrik, sepeda listrik, maupun becak listrik. Nanti akan kita petakan bersama lokasi yang paling strategis,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menjelaskan pihaknya langsung menindaklanjuti arahan Wali Kota sejak penyerahan becak listrik kepada masyarakat. Salah satu lokasi awal yang dinilai strategis berada di Jalan Sriwijaya, dengan pemasangan dua unit SPLU yang masing-masing dilengkapi enam colokan dan dapat digunakan secara bersamaan.

“Sekali pengisian baterai becak listrik rata-rata membutuhkan sekitar 1 kWh. Jika dari kondisi kosong, waktu pengisian bisa mencapai delapan jam, namun rata-rata becak yang datang hanya membutuhkan sekitar dua sampai tiga jam,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jika saat ini terdapat empat titik pengisian daya khusus becak listrik di Kota Malang, yakni dua titik di Jalan Sriwijaya dan dua titik di area Kantor PLN UP3 Malang. Jumlah titik tersebut akan terus ditambah sesuai kebutuhan dan masukan pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PLN juga membagikan token listrik gratis sebesar 1.000 kWh kepada 20 pengemudi becak listrik. Bahkan, dalam beberapa hari ke depan, pengisian daya di PLN UP3 Malang direncanakan dapat digratiskan sementara,” terang Agung.

Selain untuk becak dan sepeda motor listrik, Agung menyebutkan, SPLU juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan UMKM dan kegiatan masyarakat yang memerlukan pasokan listrik legal serta terjangkau, seperti pameran, pasar malam, dan kegiatan publik lainnya.

“Tentunya melalui sinergi ini, Pemkot Malang dan PLN berharap ekosistem kendaraan listrik di Kota Malang semakin berkembang, mendukung transportasi ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.