KabarBaik.co – Diduga menjadi tempat transaksi Okerbaya, warga Dusun Krasak, Desa Pancakarya, Ajung, Jember merobohkan sebuah gubuk dan membakarnya, Rabu (11/12) malam.
Kegeraman warga dipicu oleh ulah para pemuda yang menjadikan gubuk tersebut sebagai tempat transaksi okerbaya. Bahkan, informasi yang beredar, gubuk tersebut juga sering dijadikan tempat pesta Miras oleh para pemuda.
Dalam aksi itu warga juga dikawal oleh puluhan aparat dari Polsek dan Koramil Ajung.
Salah seorang warga, Yadi, mengatakan, warga sudah geram dengan adanya gubuk tersebut karena dijadikan tempat transaksi okerbaya, sehingga bisa merusak masa depan anak-anak di desa tersebut.
“Kami awalnya diam saja, tapi lama-kelamaan kegiatan transaksi tambah sering dan warga juga tidak tenang, takut anak-anak kami juga terjerumus hal negatif,” kata Yadi.
Karena jengkel, lanjut Yadi, akhirnya warga melakukan kesepakatan bersama dengan Kasun untuk merobohkan gubuk tersebut. “Tentu dengan pendampingan dari bapak polisi dan TNI agar tidak ada kericuhan juga,” jelasnya.
Bahkan saat mendatangi gubuk tersebut, warga menemukan 3 butir pil koplo yang sudah hancur berada dalam 1 klip plastik. Hal ini semakin menguatkan warga, jika gubuk tersebut memang menjadi markas peredaran narkoba.
Sementara itu, Kapolsek Ajung, Iptu Edi Santoso mengatakan, aksi yang dilakukan oleh warga itu karena sudah merasa kesal dengan adanya gubuk yang selama ini dijadikan tempat transaksi narkoba.
“Aksi warga ini dilakukan karena diduga banyak pemuda yang melakukan penyalahgunaan narkoba dan miras di tempat tersebut, sehingga masyarakat melakukan pembongkaran di tempat tersebut,” bebernya.
Ia juga membenarkan jika dalam proses pembongkaran warga juga menemukan tiga butir pil trek yang sudah hancur.
Saat dilakukan pembongkaran, gubuk dalam kondisi kosong, sehingga tidak sampai terjadi gesekan dan aksi warga berjalan tertib. (*)








