Warga Perum Adimas Sobo Banyuwangi Tolak Rencana Pembangunan TPS3R

oleh -98 Dilihat
bwi 3
Audiensi di Kantor Kelurahan Sobo.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Warga Perumahan Adimas Sobo Regency, Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, menolak pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di dekat perumahan mereka.

Penolakan itu dilakukan dengan alasan dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial, mengingat lokasinya yang dekat dengan kawasan permukiman serta berada di area rawan banjir.

Mereka telah bertemu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi dan menyatakan keberatannya.

Ketua Paguyuban Perum Adimas Sobo, Guruh Kartiko, menyatakan warga pada prinsipnya mendukung upaya pengelolaan sampah. Namun, mereka menolak lokasi pembangunan TPS3R yang dinilai tidak tepat.

“Yang kami tolak adalah lokasinya, karena wilayah kami rawan banjir. Jika ditambah dengan pengelolaan sampah, dikhawatirkan akan menambah masalah,” ujar Guruh.

Diketahui TPS3R tersebut rencananya akan dibangun oleh PT SYSTEMIQ Lestari Indonesia. TPS3R Sobo direncanakan memiliki kapasitas pengolahan sampah sekitar 50 ton per hari, yang akan menampung sampah dari Kecamatan Banyuwangi dan sekitarnya.

Firman Ramadhani, warga yang rumahnya paling dekat dengan lokasi rencana TPS3R. Menurutnya, alih fungsi lahan sawah menjadi fasilitas pengelolaan sampah dapat menghilangkan fungsi alami lahan sebagai daerah resapan dan penahan banjir.

“Sawah selama ini menjadi tempat penampungan air saat banjir. Kalau dialihfungsikan, kami khawatir risiko banjir semakin besar,” katanya.

Selain persoalan banjir, warga juga mengkhawatirkan potensi bau sampah, pencemaran lingkungan, penurunan nilai properti, serta dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua RT Lingkungan Wonosari sekaligus Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Bani, mempertanyakan bentuk pertanggungjawaban apabila pembangunan TPS3R berdampak pada kerusakan lahan pertanian maupun lingkungan warga.

“Nanti kalau lahan kami rusak atau berubah fungsinya, siapa yang bertanggung jawab?” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.