Warga Swadaya Tambal Jalan di Taman dan Sukodono Sidoarjo Demi Keamanan Pengendara

oleh -130 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 19 at 4.04.53 PM
warga Dusun Tanjunganom, Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman saat menguruk jalan dengan sirtu beberapa hari lalu (ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Sebelum penambalan jalan di Kebon Agung, Sukodono, viral, warga Dusun Tanjunganom, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, lebih dulu bergerak swadaya. Pemuda Karang Taruna memperbaiki jalan kabupaten yang ambles karena tak kunjung mendapat respons pemerintah.

Kepala Dusun Tanjunganom, Erwin, mengatakan jalan alternatif penghubung Sidoarjo–Gresik itu rusak parah sejak dua bulan terakhir. Jalan ambles sedalam 30 hingga 40 sentimeter dan membahayakan pengendara.

Warga akhirnya melakukan penambalan darurat pada Kamis (5/2). Amblesan sepanjang 6 meter dan lebar 1,5 meter ditutup menggunakan material seadanya untuk mencegah kecelakaan.

“Kamis tanggal (5/2) kemarin warga kami melakukan swadaya untuk mengurus untuk memperkecil adanya laka saat kendaraan roda dua melintas. Kami sudah laporkan ke kecamatan, Pemkab, sampai ke Dinas PU, tapi tidak pernah ada kelanjutannya. Padahal ini akses vital,” ujarnya, Kamis (19/2).

Erwin menjelaskan amblesan berada di atas gorong-gorong saluran air Sungai Pelayaran menuju area persawahan. Aliran air diduga menggerus fondasi jalan hingga menyebabkan ambles.

“Posisi yang ambles itu tepat di atas saluran air, dari Sungai Pelayaran untuk irigasi sawah warga,” jelasnya.

Kerusakan tersebut kerap memicu kecelakaan, terutama saat malam dan hujan deras. Genangan air membuat lubang tidak terlihat oleh pengendara.

“Kalau malam sering sekali pengendara motor terjatuh. Apalagi kalau hujan deras, lubangnya tertutup genangan air, jadi sangat berbahaya,” tambahnya.

Aksi swadaya ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pemuda Karang Taruna juga sempat menambal jalan menggunakan semen secara sederhana.

“Sebelumnya sudah kami tambal pakai semen dengan alat seadanya, sama anggota karang taruna dusun,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen. Mereka ingin jalan kembali aman dan tidak menunggu adanya korban jiwa.

“Kami hanya ingin jalan ini aman dilewati kembali. Jangan sampai menunggu ada nyawa melayang baru ditambal permanen,” pungkas Erwin.

Secara terpisah, kondisi serupa juga terjadi di Jalan Kebon Agung, Kecamatan Sukodono. Warga setempat memilih bergerak swadaya mengaspal jalan yang rusak demi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Aksi warga mengaspal jalan tersebut kemudian menuai berbagai komentar setelah videonya viral di media sosial. Banyak warganet memberikan apresiasi atas kepedulian masyarakat, sekaligus menyayangkan lambannya penanganan dari dinas terkait terhadap kerusakan jalan tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.