Warning Polisi untuk Gangster dan Preman Jalanan Jombang: Aksi Nekat Bisa Hancur Masa Depan

oleh -58 Dilihat
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Satreskrim Polres Jombang mengeluarkan peringatan keras bagi para pelaku kejahatan jalanan, kelompok gangster, hingga oknum perguruan silat yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menegaskan kepolisian tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi aksi premanisme dan anarkisme yang meresahkan warga.

“Jangan sampai hanya karena kesenangan sesaat ikut-ikutan teman, lalu harus membayar mahal dengan hancurnya masa depan,” ujar Dimas saat ditemui di kantornya, Kamis (5/2).

Menurut Dimas, banyak pelaku, khususnya dari kalangan remaja, yang tidak menyadari dampak jangka panjang dari keterlibatan mereka dalam tindak kriminal. Salah satu konsekuensi paling fatal adalah tercatatnya rekam jejak kriminal dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Sekali Anda terlibat kriminalitas dan masuk database kami, catatan itu melekat selamanya. Jangan bermimpi bisa melamar pekerjaan formal, mendaftar TNI/Polri, atau masuk instansi pemerintahan jika SKCK sudah ‘merah’. Itu sama saja menutup pintu rezeki sendiri,” tegasnya.

Tak hanya berdampak pada administrasi kepolisian, keterlibatan dalam aksi kriminal juga berimbas langsung pada dunia pendidikan. Dimas menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah untuk menindak tegas pelajar yang terlibat gangguan kamtibmas.

“Sekolah sudah pasti tidak lulus. Kalau sampai di-DO, pilihannya hanya ijazah Paket C. Harus dipahami, persaingan kerja sangat ketat dan rekam jejak pendidikan jadi pertimbangan penting. Peluang jelas jauh lebih kecil,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimas juga mengajak orang tua untuk berperan aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama pada jam rawan di atas pukul 22.00 WIB.

“Kami tidak ingin hanya memenjarakan. Kami ingin menyelamatkan generasi muda Jombang. Tapi kalau imbauan ini diabaikan, kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara tegas, terukur, dan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.