Waspada! 2 Rumah Warga Gresik Dibobol Maling di Awal Ramadan

oleh -274 Dilihat
Ilustrasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Masyarakat Kabupaten Gresik harus meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi tindak pidana khususnya pencurian, selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Alarm sudah berbunyi. Di pekan pertama bulan puasa ini, sudah ada dua rumah warga yang dibobol maling dengan kerugian ratusan juta.

Peristiwa pertama terjadi pada Rabu (18/2) di Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, dengan kerugian Rp 197 juta. Lalu, kejadian kedua di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Jumat (20/2) malam dengan kerugian Rp 45,8 juta.

Di Desa Kemangi, aksi pembobolan rumah dilakukan pelaku saat siang bolong, sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban Kholilah, 57, bersama suami H. Yasri Amin, dan anaknya pergi ke Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, untuk berziarah ke makam orang tua.

“Namun setibanya kembali di rumah sekitar pukul 15.00 WIB, korban mendapati pintu samping bagian belakang dalam keadaan terbuka dan terdapat bekas congkelan hingga engsel serta daun pintu mengalami kerusakan,” beber Kapolsek Bungah AKP Suhari dalam keterangannya.

Setelah dilakukan pengecekan, kondisi lemari di dalam rumah dan kamar korban sudah terbuka serta berantakan, Dari dalam lemari, korban kehilangan sejumlah barang berharga berupa perhiasan emas dan uang tunai.

Barang yang dilaporkan hilang antara lain satu gelang Makkah seberat 10 gram, satu gelang 30 gram, satu kalung 30 gram, satu kalung 22 gram, satu gelang keroncong 16 gram, satu gelang 14 gram, serta uang tunai sebesar Rp 2.000.000.

Selain itu, dokumen penting juga turut hilang, yakni satu akta nikah milik anak korban, Shofiyatul Hasannah, serta satu SK P3K milik menantu korban Muhammad Fahim Ra’fat.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp 197.000.000. Korban lantas melapor ke Polsek Bungah,” beber Suhari.

Sementara di Desa Ngepung, aksi pembobolan rumah terjadi saat korban menjalankan ibadah salat Tarawih. Peristiwa tersebut baru diketahui pemilik rumah, Suriono dan Nuriati, sekitar pukul 20.00 WIB.

Mulanya, korban kaget saat mengetahui bahwa pagar rumah dalam keadaan terbuka. Kecemasan korban memuncak tatkala mendapati pintu rumah dan kamar tengah juga kondisi terbuka.

Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin menjelaskan, kondisi kamar korban telah berantakan. “Saat dicek, emas milik korban berupa kalung, cincin, gelang dan anting senilai Rp 25 juta yang berada di lemari hilang,” bebernya.

Tak hanya perhiasan, pelaku juga menggondol uang tunai sebesar Rp 20.800.000. Selain itu, kartu ATM, buku nikah, dan kartu BPJS milik korban turut dibawa kabur. Total, korban mengalami kerugian sekitar Rp 45,8 juta. Pihak korban pun telah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.