KabarBaik.co – Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi mengaku bangga pada 28 warganya yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali. Sebagai bentuk apresiasi, keseluruhannya diberangkatkan ke Jakarta untuk menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS) langsung dari Presiden Republik Indonesia.
“Saya bangga dari total 627 pendonor di Jawa Timur, sebanyak 28 pendonor berasal dari Sidoarjo untuk mendapatkan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Joko Widodo. Kami menyebut mereka adalah pahlawan kemanusiaan,” ujarnya, Kamis (1/8).
Politisi PKB ini berharap agar penghargaan ini nantinya dapat memotivasi para pendonor lainnya, khususnya yang masih muda untuk lebih giat lagi melakukan donor darah. Sehingga nantinya tidak ada lagi istilah kekurangan darah di Palang Merah Indonesia (PMI).
“Kami terus mendorong agar pendonor ini terus bertambah sehingga tidak akan ada kekurangan darah. Mendonorkan darah harus ditumbuhkan sebagai gaya hidup secara rutin dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu Ketua PMI Sidoarjo Andjar Surjadianto menuturkan saat ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut mendonorkan darahnya.
“Kami juga mengajak OPD di Sidoarjo untuk ikut mendonorkan darahnya setiap Jumat saat senam bersama, kami datangkan mobil PMI (Palang Merah Indonesia) untuk menjemput bola bagi para ASN yang akan donor darah,” ujarnya.
Salah satu pendonor, Effendi, warga Jetis, Sidoarjo yang berusia 58 tahun mengaku lebih sehat dengan rutin mendonorkan darahnya tiap dua bulan sekali.
“Saya mendapatkan penghargaan karena sudah mendonorkan darah saya sebanyak 140 kali lebih, dan saya berharap generasi muda di Sidoarjo juga lebih semangat melebihi saya karena dengan donor darah rutin badan menjadi lebih sehat,” ucapnya dengan semangat.(*)